Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan Sidang Terbuka Dies Natalis IPB ke-52, Rabu (2/9), di Grha Widya Wisuda, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Acara ini adalah salah satu rangkaian agenda peringatan Dies Natalis IPB tahun ini yang bertema “IPB untuk Kejayaan Maritim Indonesia”. Kegiatan ini dipersembahkan sebagai wujud peran IPB dalam mendukung program unggulan pemerintah di bidang maritim.
Pada sidang terbuka kali ini, IPB menghadirkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Irman Gusman. Seperti diketahui, DPD RI adalah pemrakarsa penyusunan Rancangan Undang-undang tentang Kelautan. Oleh karena itu, peran DPD menjadi strategis dalam penguatan sektor maritim Indonesia.
Sidang terbuka ini dipimpin oleh Rektor IPB, Prof.Dr Herry Suhardiyanto, yang dihadiri oleh tiga ribuan mahasiswa dan dosen IPB. Rektor dalam sambutannya menyampaikan bahwa IPB sebagai sebuah institusi pendidikan secara konsisten sejak tahun 1963 mulai mencetak sumberdaya manusia bidang kelautan dan perikanan. Kluster riset kelautan juga dikembangkan yaitu meliputi Integrated Coastal Management, Coastal and Marine Life Support System, Sea Farming and Sea Ranching, Marine Bio-resources, serta Port, Shipping and Maritime Logistik Management. Selain itu IPB turut memperkuat diplomasi maritim, mendorong kebijakan level nasional dan internasional seperti penerapan kebijakan pendekatan ekosistem dalam pengelolaan perikanan (Ecosystem Approach for Fisheries Management).
“IPB sebagai kampus rakyat yang inovatif, jumlah inovasi bidang perikanan dan kelautan menyumbang sebanyak hampir 20 persen dari total inovasi IPB. IPB juga siap bersaing dengan perguruan tinggi dunia untuk memajukan kelautan demi kejayaan maritim Indonesia,” papar Rektor.
Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Memajukan Maritim untuk Kejayaan Indonesia”, Ketua DPD RI, Irman Gusman menyampaikan bahwa sebuah bangsa bisa dikatakan sebagai negara maritim jika telah mampu memanfaatkan kekayaan lautnya secara optimal sebagai sumber kesejahteraan dan kemakmuran negara dan rakyatnya. “Indonesia sedang berjuang menuju negara maritim. Kita dukung agenda pemerintahan Jokowi untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang jadi agenda dalam Nawa Cita,” kata Irman.
Menurutnya, ada lima agenda yang perlu dijalankan, yaitu (1) penataan ruang laut, (2) membangun infrastruktur dan konektivitas maritim, (3) pengelolaan sumberdaya laut, baik untuk perikanan, wisata bahari, energi, air tawar (melalui proses desalinisasi) maupun farmasi, (4) diplomasi maritim, dan (5) pengembangan sumberdaya manusia (SDM) dan penguasaan iptek kemaritiman.
Irman juga mengapresiasi upaya IPB sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang maju. “Saya mengapresiasi dan mendukung perjuangan IPB untuk kejayaan maritim Indonesia,” kata Irman.
Lebih lanjut ia menegaskan, dalam upaya mewujudkan Indonesia kembali sebagai negara maritim, sangat diperlukan dukungan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang maju serta SDM kelautan yang handal. “Jelas sangat diperlukan banyak center of excellent, agar segala kekayaan laut yang kita miliki bisa bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan tanah air tercinta ini,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, Prof.Dr. Indra Jaya mengatakan, “IPB merupakan salah satu pusat unggulan (center of excellent) untuk pengembangan pendidikan tinggi kemaritiman. Rentang penelitian yang sudah dilakukan oleh IPB mulai dari penelitian dasar dan eksplorasi sampai pada penelitian aplikasi, baik tentang sumberdaya hayati (biota laut) maupun non-hayati (lingkungan laut), untuk pengembangan ilmu dan teknologi (ipteks) dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu IPB juga mengembangkan konsep-konsep konservasi dan pemanfaatan yang berkelanjutan bagi kelangsungan sumberdaya tersebut sehingga dapat dinikmati oleh generasi penerus bangsa”.
Ditandaskannya pula, apa yang telah dilakukan IPB dan bersama mitra-mitra IPB akan terus dikembangkan dan diintensifkan di masa-masa mendatang sebagai wujud tanggungjawab IPB kepada bangsa demi kejayaan maritim Indonesia. (Awl)
Tag : Herry Suhardiyanto, Indra Jaya, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Orasi Ilmiah IPB, Dies Natalis IPB ke-52, pendidikan tinggi kemaritiman, IPB kampus rakyat, IPB kampus inovatif.