Rektor IPB Periode 1996-1998 Berpulang

Rektor IPB Periode 1996-1998 Berpulang

soleh-solahudin
Berita

Pada Senin 17 November 2014 Insttitut Pertanian Bogor (IPB) kehilangan sosok penting dalam sejarah perkembangan IPB, Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc. Rektor IPB periode 1996-1998 ini meninggal pukul 23:00 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Jenazah disemayamkan di rumah duka KPP-IPB Baranagsiang 3 Bogor. Pemakaman dilakukan pada Selasa, 18 November 2014 di TPU Blender, Kebon Pedes Bogor.

Pada masa kepemimpinannya sebagai Rektor, IPB telah memiliki 30 Program Studi (PS) untuk Diploma, 39 PS untuk Sarjana, 51 PS untuk Program Magister, dan 25 PS untuk Program Doktor yang tersebar di 8 Fakultas dengan Program Pascasarjana. Keberadaan PS ini didukung oleh keberadaan 25 pusat studi dan pusat pengembangan, sehingga tercipta budaya meneliti di kalangan sivitas akademika IPB.

Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc juga melanjutkan rencana induk pengembangan IPB tahun 2000 yang akan berakhir. Saat itu disusunlah strategi IPB menjadi Universitas tahun 2020. Menyadari peran penting perguruan tinggi yang tidak bisa terlepas dari konteks pembangunan nasional, maka IPB mengajak segenap komponen bangsa untuk menjadikan pertanian sebagai common platform pembangunan nasional. Hal ini terbukti ketika Indonesia menghadapi resesi ekonomi dan moneter pada 1997, sektor agroindustri dan agribisnis menjadi penyelamat ekonomi nasional.

Pada 1998, Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc diangkat menjadi Menteri Pertanian dalam kabinet Reformasi Pembangunan. Pada 1999, Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc, menyatakan peningkatan efisiensi sistem agribisnis untuk meningkatkan produksi pertanian dengan kandungan IPTEK dan berdaya saing tinggi, sehingga memberikan peningkatan kesejahteraan bagi petani dan masyarakat secara berimbang. Salah satu langkah operasional strategis yang dilakukan dalam rangka mencapai sasaran tersebut di atas adalah Gerakan Mandiri (Gema) yang merupakan konsep langkah-langkah operasional pembangunan pertanian, dengan sasaran untuk meningkatkan keberdayaan dan kemandirian petani dalam melaksanakan usaha taninya. Salah satu konsep Gema yang disuarakan adalah Gerakan Mandiri Padi, Kedelai, dan jagung (Gemapalagung).

Selepas menjadi Menteri Pertanian RI pada 1999, Prof. Dr. Ir. Soleh Solahuddin, M.Sc menjadi Anggota DPR RI Fraksi PDIP, 1999 – 2001, Wakil Gubernur Lampung, 2004 – 2006, dan aktif di Partai Nasional Demokrat (Nasdem).