Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pupuk Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga di Desa Purwasari
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pupuk Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga di Desa Purwasari
Lembaga Penelitian Pengabdian pada Masyarakat (LPPM IPB) menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk cair organik dari sisa sampah rumah tangga dll, di kantor desa Purwasari Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor (24/10). Acara ini dihadiri pemuda-pemudi Desa Purwasari yang tergabung dalam Forum Pemuda Desa Purwasari. Sebagai peserta, meliputi sekitar 30 Rukun Tetangga (RT), masing-masing RT mengutus dua orang. Total peserta sekitar 60 orang.
Dalam hal ini, LPPM IPB mendatangkan langsung fasilitator dari desa binaan yang sudah bisa menerapkan program pupuk cair, sehinga dapat memberikan pelatihan kepada desa-desa lingkar kampus yang lain, yaitu Supriyadi Saputra dari Desa Babakan. “Solusi yang ditawarkan adalah pengelolaan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga dengan menggunakan bantuan ragi/bakteri, larutkan EM4 dan gula merah, air tajin dari beras. Pupuk organik cair ini mempunyai kelebihan dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara dan tidak bermasalah dalam menyediakan hara secara cepat. Sampah organik yang digunakan adalah sampah rumah tangga (sisa-sisa makanan basah, sayur-mayur, sisa tepung, dan sisa buah,” kata Yadi.
"Kita bisa memulainya dari sektor yang paling sederhana yaitu sektor rumah tangga. Pemanfaatan sampah rumah tangga bisa dilakukan dengan berbagai cara, tergantung dari jenis sampahnya. Pembuatan pupuk cair merupakan salah satu alternatif untuk menjadikan sampah menjadi mempunyai nilai ekonomis. Kegiatan dirancang sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah penegelolaan sampah, khususnya pemanfaatan sampah organik," imbuhnya.
Muamad Yusuf Mustopa, Kades Purwasari mengutarakan, “Kegiatan ini murni inisiatif dari keinginan farum pemuda-pemudi desa Purwadari, yang ingin mempunyai kegiatan yang positif untuk kepentingan masyarakat. Karenanya, kegiatan ini akan terus dipraktikkan agar dapat dimanfaatkan pada sektor pertanian Desa Purwasari.” Dalam kesempatan itu, hadir juga memberiakan motivasi dari Pusat Pengembangan Sumber daya Manusia (P2SDM) LPPM IPB, Warcito, SP, MM, menyampaikan, “Pentingnya semangat untuk menjaga lingkungan yang bersih, dan di harapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah dan nyaman, yang di mulai oleh pemuda-pemudi Purwasari sendiri.” Sementara ketua Forum Pemuda Purwasari, Daud Muslim mengatakan, “Setelah mengikuti pelatihan ini peserta latih mampu mempraktikkan pembuatan pupuk cair dari sampah organik.”
Mengingat pentingnya peran pupuk cair bagi peningkatan produktivitas hasil pertanian, terutama untuk penanganan sampah rumah tangga, maka sebaiknya segera diterapkan. Semua masyarakat melihat hasilnya, tanaman menjadi lebih segar, pertumbuhan menjadi lebih singkat, daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit meningkat, dan sampah yang menumpuk bisa teratasi dengan cepat dan tepat. (AWL)
