Dialog dengan Ketua HKTI

Dialog dengan Ketua HKTI

Berita
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Prabowo Subianto mengatakan, masalah pertanian yang ada sekarang bukan hanya masalah ekonomi saja. Menurutnya, persoalan pertanian sejatinya lebih penting dari masalah ekonomi. Masalah pertanian adalah masalah stategis bangsa dan terkait pemenuhan kebutuhan dasar manusia yaitu pangan. “Tanpa pangan tidak ada peradaban manusia. Tanpa pangan tidak ada bangsa dan negara, karena itu pertanian suatu yang paling strategis dan penting untuk dikembangkan dan dibangun lebih maksimal,” kata Prabowo dalam acara Dialog Tokoh Nasional ‘Mewujudkan Pembangunan Pertanian yang Berkedaulatan dan Mensejahterakan’, yang digelar Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian (Dit KSKP) IPB, Jum’at (28/2), di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga.
 
Lebih lanjut Prabowo menegaskan Indonesia harus optimis membangun pertanian di masa mendatang, karena kita mempunyai ahli-ahli pertanian kompeten di bidangnya, seperti di IPB yang dapat menghasilkan teknologi dan inovasi di bidang pertanian dalam arti luas. “Hasil riset dan inovasi  IPB bisa membantu sektor pertanian agar lebih maju dan berkembang sehingga para petani kita bisa makmur hidupnya, mewujudkan pembangunan pertanian berkedaulatan dan mensejahterakan  bangsa lebih utama, ” tandasnya.
 
Dalam kesempatan itu, Rektor IPB, Prof. Dr. Ir Herry Suhardiyanto, M.Sc mengatakan, krisis pangan yang ada sekarang harus segera dihentikan, karena sektor pangan di Indonesia masih tergantung pada impor komoditas pertanian dari negara lain. “Kita perlu menciptakan inovasi teknologi pertanian yang bisa membantu dan menciptakan peluang meningkatkan sektor pertanian. Peran IPB dalam pembangunan sektor pertanian sangat mendasar dan penggerak prima serta pengarusutamaan pertanian. IPB memandang pengarusutamaan pertanian merupakan kata kunci untuk menjadikan pertanian sebagai mainstream dalam pembangunan nasional,” kata Rektor IPB. (wal)