Kuliah Climate Change Duta Besar Mexico di IPB
Duta Besar Mexico untuk Indonesia, H.E.Amb.Melba Pria memberikan Kuliah Umum ‘Mexico’s Actions Against Climate Change’, Kamis (8/3) di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga. Kuliah ini dihadiri mahasiswa Departemen Meteorologi dan Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB.
“Ekspor utama Mexico berupa komoditi pertanian dan minyak. Namun diperkirakan pada tahun 2050, Mexico dapat kehilangan lebih dari 4 persen Gross Domestic Product (GDP) karena climate change,” kata Melba. Setiap tahun terjadi kerusakan alam, akibat erosi sungai hingga mencapai 270 juta USD. Sebagai upaya pencegahan terjadinya kerusakan lanjut, Melba mengungkapkan pada tahun 2007 Presiden Calderon me-launching National Strategy of Climate Change (NNCC). Strategi nasional ini berisi langkah-langkah program diantaranya: program transportasi bersih, perlindungan biodiversitas, dan aksi penghijauan.
Sejak tahun 2006, masyarakat Mexico secara sukarela menghitung dan melaporkan emisi gas rumah kaca melalui 110 kegiatan publik. Hasil laporan terakhir total emisi Mexico sebanyak 150 juta ton. “Kami bertekad menurunkan emisi sebesar 13 persen. Dengan dukungan Green Fund dari World Bank dan batuan dana dari Norwegia, kami bisa mempercepat aksi pengurangan gas emisi rumah kaca,” jelas Melba. Kegiatan ini dibuka Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof. Dr.Ir.Yonny Koesmaryono.
Kehadiran Dubes Mexixo ini ke IPB juga dalam rangka melakukan penjajakan kerjasama dalam bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, hingga kemungkinan terjalinnya kerjasama segitiga selatan (Indonesia-Jepang, Mexico). (ris)
