Ada Geng Penulis Cilik di IPB

Ada Geng Penulis Cilik di IPB

Berita

Tak seperti geng-geng pada umumnya. Geng di Desa Dramaga Kabupaten Bogor ini merupakan sekumpulan anak seusia Sekolah Dasar daerah sekitar yang ingin belajar menulis. Sebut saja Geng Pencil (Penulis Cilik). Geng Pencil sengaja dibentuk oleh lima mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang telah lolos pendanaan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tahun 2011 yang berjalan setiap Kamis dan Sabtu di Aula Kantor Kepala Desa. Sengaja di Aula Kantor Kepala Desa karena belum memungkinkan untuk memiliki perpustakaan khusus layaknya perpustakaan sekolah. Dasar dari program ini adalah adanya perpustakaan desa yang kurang optimal baik dari segi sarana yang masih kurang mendukung serta keberadaan perpustakaan belum berfungsi secara optimal sehingga ke lima mahasiswa IPB ini bertekad untuk merancang program. Ludyah Annisah (ketua tim-20), Muhjah Fauziyah (20), Qiyamuddin Robbani (20), Rudi Hartomo (19), Septian Maulana (20) dengan dosen pembimbing Dr.Ir Dwi Hastuti, M.Sc

dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia IPB mencoba menginisiasi keberadaan perpustakaan Desa Dramaga sebagai media cinta membaca dan menulis melalui metode SMART Learning.

Metode SMART (Social, Morally, Active, Responsible and Think) learning merupakan edualternatif dalam pengembangan motorik anak, untuk anak usia sekolah dasar yang bertujuan untuk merangsang kerja otak anak dalam membangun dan mengembangkan potensi dan kreativitas anak khususnya dalam mengembangkan daya imajinasi. Metode ini mengarahkan anak untuk melakukan pengembangan diri dengan melalui tiga cara konsep pembelajaran, yaitu visual, audio, dan kinestetik. Ketiganya memiliki keterkaitan dan pengaruh dalam pelaksanaan aplikasi metode SMART learning. Tentunya penyampaian konsep sudah didesain sesuai dengan kebutuhan anak yang sebagian besar melalui permainan edukatif. Beberapa permainan yang akan diberikan berupa wall of story, story card, play your character, dan masih banyak lagi.

“Kami berharap Geng Pencil mampu dijadikan sarana komunikasi aktif bagi adik-adik serta mampu menghasilkan penulis cilik yang nantinya muncul karya berupa tulisan mungil beberapa dari mereka”, tukas Ludyah.ric