Jumling Pertama IPB di Desa Purwasari
Warga Desa Purwasari, bisa bernafas lega, pasalnya saat ini desanya sudah masuk dalam desa lingkar kampus IPB Darmaga. Artinya dengan desa Purwasari masuk dalam Desa lingkar Kampus maka kesulitan-kesulitan warga terkait masalah pertanian mulai dari pakan ternak, kurangnya pasar dari produk unggulan, kebersihan lingkungan hingga masalah produktifitas, bisa dengan mudah mendapat perhatian dan solusi dari IPB.
Wakil Kepala Bidang Pengabdian kepada masyarakat LPPM IPB, Dr. Prastowo menyampaikan IPB akan fasilitasi warga Purwasari yang memiliki kesulitan atau masalah terkait pertanian. Selain itu Dr. Prastowo menambahkan IPB siap membantu memasarkan produk unggulan dari Desa Purwasari, terlebih IPB memiliki sarana rumah kemasan atau Packaging House untuk meningkatkan harga jual produk dengan pengemasan yang baik. Tidak hanya itu IPB akan membantu dalam hal kualitas dan keamanan pangannya. Pernyataan Dr. Prastowo mendapatkan respon dari PKK Desa Purwasari yang mengeluhkan bahwa opak ubi yang merupakan produk unggulan desa, kurang mendapatkan pasar yang baik.
Menjawab gabungan kelompok tani yang mengeluhkan tentang pakan ternak kelinci dan ternak udang. Dr. Prastowo menjanjikan dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang gapoktan-gapoktan desa Purwasari untuk bertemu dengan para pakar pertanian IPB untuk bisa memberikan solusi dan dapat meningkatkan hasil panen petani Desa Purwasari. Dr. Prastowo berharap komunikasi IPB dengan desa-desa lingkar kampus dapat dilaksanakan secara terus menerus sehingga dapat membangun kemitraan dan akhirnya menuju suatu kemandirian. Hal ini terungkap saat berlangsung Jum’at Keliling, 16/9. (dh)
