Tahun 2010, 41 Inovasi Peneliti IPB Masuk 102 Inovasi Paling Prospektif
Sebanyak 41 inovasi karya peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) masuk dalam inovasi paling prospektif versi Bussines Innovation Center (BIC) Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek). Demikian ungkap Rektor IPB, Prof.Dr.Herry Suhardiyanto dalam sambutan acara Seminar Hasil-Hasil Penelitian 2010 yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat(LPPM) IPB, Senin (13/12) di IPB International Conventional Center (IICC).
Menurut Rektor, seminar hasil penelitian merupakan kegiatan rutin tahunan yang menjadi ajang pertemuan dan presentasi para peneliti IPB. “ Penelitian yang dipresentasikan merupakan penelitian yang didanai pemerintah. Sumber dana antara lain : DIPA IPB, DIKTI, DEPTAN, dan Kementrian Negara Riset dan Teknologi (KNRT). Dari 330 proposal yang diajukan, 201 diantaranya didanai dan hari ini hasil penelitian,” ujar Rektor. Kali ini ada 5 kelompok bidang penelitian yang dipresentasikan yakni bidang energi, sumber daya alam dan lingkungan, pangan, sosial ekonomi dan budaya, teknologi dan rekayasa serta biologi dan kesehatan.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Prof. Bambang Pramudya N menyampaikan hasil-hasil penelitian tersebut perlu segera didiseminasikan baik berupa jurnal publikasi, makalah seminar, paket teknologi dan penerapan lainnya dari IPTEKS yang dihasilkan. “Seminar ini selain untuk mendiseminasikan hasil-hasil tersebut, dapat pula dijadikan wahana untuk terus berupaya meningkatkan mutu hasil penelitian. Dengan adanya komunikasi melalui forum seminar antar peneliti dan juga dengan stakeholders, maka diharapkan kontribusi IPB dalam mengembangkan IPTEKS yang lebih bermutu meningkat ungkap Prof. Bambang Pramudya didampingi Ketua Panitia, Dr.Prastowo. (ris)
