Konser Yuri Honing Quartet di IPB
Menjelang penghujung tahun ini, UKM Max IPB bekerjasama dengan Erasmus Huis menggelar konser musik jazz asal negeri kincir angin Belanda, Yuri Honing Quartet, di Gedung Andi Hakim Nasoetion (9/11), Kampus IPB Dramaga, Bogor.
Kelompok ini terdiri dari Yuri Honing (saksofon tenor, saksofon sopran), Wolfert Brederode (piano), Frans Van der Hoeven (double bass), dan Joost Lijbaart (drum).
Yuri Honing adalah peniup saksofon terkemuka di Belanda. Pengalaman tur konsernya mencapai lebih dari 50 negara, dan diskografinya telah mendekati 30 judul. Ia bermusik dan membuat rekaman bersama pemusik-pemusik jazz besar lainnya seperti Pat Metheny, Charlie Haden, dan Paul Bley.
Saat ini, di Indonesia mereka sudah tour ke beberapa kota, yaitu, Surabaya, Semarang, Jogjakarta, Jakarta, terakhir di IPB, Bogor.
Pada tahun 2001 Yuri memperoleh Edison Jazz Award (Dutch Grammy, semacam piala Grammy versi Belanda) untuk rekamannya yang berjudul “Seven”, yang juga menampilkan Paul Bley, Gary Peacock, dan Paul Motion.
Setelah hampir 10 tahun tidak melibatkan piano, kini Yuri Honing bermusik bersama pianis jazz terkenal, pemusik dari label ECM recording, Wolfert Brederode.
Dalam kuartet ini mereka berhasil menghipnotis mahasiswa IPB yang sebagian besar mengenakan baju batik. Dentuman tangan dan kaki Josst, pekikan saksofon Yuri serta lembutnya piano Wolfert menghanyutkan penonton yang memadati Auditorium.
Mungkin beberapa lantunan instrument yang dibawakan Yuri dan kawan-kawannya rasanya kurang terbiasa di telinga orang Indonesia. Seperti judul lagu Sweet Surrender, All I Need, Song For UK hingga lagu tradisional Armenia.
Tapi itu tak menghalangi penonton untuk menikmati permainan Jazz dari Yuri cs yang memang ekspresif, bagus, kompak, serius, dan menghibur.
Turut hadir dalam konser ini Kasubdit Minat dan Bakat Direktorat Kemahasiswaan, Ir. Bambang Riyanto, S.Pi.,M.Si. (man)
