Jumling LPPM Mengingatkan Pada (alm) Andi Hakim Nasoetion
“IPB dan warga punya semangat yang sama. Mari kita kerjakan!” Wakil Kepala LPPM IPB, Dr.Ir. Prastowo
menyerukan ini di sela-sela presentasinya pada Jumat Keliling di Desa Cibanteng
Kec. Ciampea, Jumat (12/6).
Seruan ini berawal dari banyaknya harapan warga yang menginginkan ragam
potensi yang dimiliki desanya bisa tergarap lebih baik. Potensi tersebut
misalnya, kotoran sapi untuk dapat dijadikan biogas, sampah organik untuk
dijadikan kompos, dan keahlian kaum ibu dalam membuat kue.
”Kondisi ekonomi warga kami di RW. 4, mayoritas ada di bawah garis
kemiskinan. Masalah yang dihadapi mereka
saat ini adalah sulit mendapatkan bahan bakar untuk memasak. Minyak tanah tidak
ada, kayu bakar juga tidak ada. Sementara gas mahal, karena harus dibeli per 3
kilogram. Tidak seperti minyak tanah yang bisa dibeli dengan eceran setengah
liter. Oleh karena itu, bisakah IPB membantu kami mengolah kotoran sapi menjadi
biogas? Di desa kami, kotoran sapi belum termanfaatkan,” ujar seorang Bapak.
Sementara Ibu Uni mengisahkan, pelatihan membuat kue yang pernah mereka
dapatkan, dinilainya tidak cukup efektif. Pasalnya, ia dan sejumlah ibu
lainnya, hanya sekadar berlatih tanpa menghasilkan apa pun. ”Kalau sudah
memasak, ya sudah kita pulang. Pokoknya tidak produktif,” imbuhnya.
Melalui forum Jumling, Ibu Uni berharap IPB dapat melakukan pendampingan
secara penuh. Mulai dari berlatih memproduksi hingga ke pemasarannya.
Gayung bersambut. Ir. Sutrisno Koswara, M.Si dari SEAFAST IPB menyambut
keinginan kaum ibu yang hadir. Pihaknya akan segera mendata produk makanan apa
saja yang bisa dibuat di Desa Cibanteng. Pemasaran akan ia bantu, setelah sebelumnya
perizinan dan desain kemasan selesai dibuat.
Mengenai Biogas, Dr. Prastowo menyebut Ir. Salundik, M.Si sebagai pakar
Biogas yang dimiliki IPB saat ini. Dalam waktu dekat, warga bisa berjumpa
sekaligus menggali ilmu Biogas dari beliau. Sementara Kompos, Pusat Penelitian
Lingkungan Hidup (PPLH) IPB menjadi rujukan untuk alamat yang bisa dituju
warga.
Di akhir acara, Kepala Desa Cibanteng Madrodji, mengucapkan terima kasih
kepada IPB yang telah memberi wawasan pengetahuan kepada warganya. Di saat yang
sama, sejumlah anak yatim pun memperoleh santunan dari IPB.
Hadir dalam kesempatan ini Dr. Slamet Budianto dari Fakultas Teknologi
Pertanian (Fateta) IPB, Dr.Ir. I Wayan Astika dari Creata IPB. Hadir juga Tim
LPPM IPB; Dr. Saharuddin dan Dr. Koekoeh Santoso.
Menarik dalam Jumling kali ini, sesepuh warga bernama H. Saefuddin
mengutarakan ia teringat masa kepemimpinan (alm) Andi Hakim Nasoetion. Saat itu
menurutnya, warga banyak mengenal beliau, yang kerap mengunjungi warga di
desa-desa lingkar kampus.
”Saat itu Pak Andi Hakim Nasoetion sering didampingi pimpinan IPB lainnya,
seperti Bapak Oetit Koswara dan Bapak Syarifuddin Baharsyah. Melalui Jumling
LPPM hari ini saya jadi kembali teringat masa-masa itu,” ujarnya sambil
mengenang. (nm)
