IPB Sambut Kunjungan Universitas Sahid Jakarta
Jajaran pimpinan Universitas Sahid Jakarta berkunjung ke IPB untuk melakukan studi banding. Rombongan diterima pimpinan IPB di Gegung Rektorat Kampus IPB Dramaga.,(11/6). Rektor Universitas Sahid, Prof Dr. Sutyastie Soemitro mengatakan ,"Kami ingin menambahkan informasi pola-pola yang dikembangkan IPB mengenai pengelolaan penelitian, pemberdayaan masyarakat, serta bagaimana IPB membentuk jiwa kewirausahaan mahasiswanya."
Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB, Dr.Ir. Anas M Fauzi,M.Eng menjelaskan "Pengelolaan penelitian dan pemberdayaan masyarakat di IPB dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdiankepada Masyarakat(LPPM) yang bertanggungjawab langsung kepada Rektor. LPPM mengkoordinasikan pusat-pusat penelitian untuk mengembangkan jejaring penelitiannya."
Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Dr.Ir.Prastowo, M.Eng menambahkan bahwa IPB memiliki 20 pusat penelitian yang diarahkan langsung oleh LPPM. Tahun 2009 ini, bidang penelitian IPB fokus ke Penelitian Teknologi Pangan, Energi dan Biofarmaka. Untuk bidang pengabdian masyarakat akan dibangun model-model kegiatan pengabdian pada masyarakat dari masyarakat lingkar kampus di lingkup IPB juga kerjasama dengan Pemda terkait.
Terkait pemanfaatan asset-aset IPB, Kasubdit Pengendalian Bisnis, Direktorat Bisnis dan Kemitraan IPB, Dr.Ir. Ahmad Sukriya, MSc. Agr mengatakan, "Berdasar PP tahun 2000 yang menyatakan IPB sebagai perguruan tinggi berbadan hukum milik negara (BHMN), IPB harus mampu mengelola aset-aset yang dimiliki. Lebih lanjut dijelaskannya, terdapat 3 cluster dalam komersialisasi aset-aset IPB yaitu Satuan Usaha Akademik (SUA) berbasis kepada kepakaran, Satuan Usaha Penunjang (SUP) seperti usaha perparkiran, kantin dan sebagainya serta Satuan Usaha komersial (SUK) seperti komersialisasi aset lahan dengan didirikannya botani square dan Ekalokasari Plaza yang akan mendisplay produk-produk yang dikembangkan IPB.
Tentang kemampuan kewirausahaan mahasiswa di IPB, Dr. Anas M Fauzi menjelaskan mahasiswa IPB dididik sejak awal dengan kurikulum untuk mengembangkan kewirausahaan bagaimana mereka mengimplementasikan kemampuan sesuai dengan minatnya. Mahasiswa juga diarahkan untuk mengadakan kegiatan-kegiatan berupa studium general dengan mengundang alumni sukses yang bisa menjelaskan mengenai pentingnya kedisiplinan, nilai etika bisnis dan komunikasi.(dh)
