Kartini : Perempuan Berkualitas Dunia
‘Jika kau berikan pendidikan kepada satu orang laki-laki maka kau telah mendidik satu orang, jika kau berikan pendidikan kapada satu orang perempuan maka kau telah mendidik satu generasi”
Kalimat ini dilontarkan oleh Dra. Mien Rachman Uno, Presiden Direktur Duta Bangsa saat menjadi narasumber dalam Seminar: Membangun Kepribadian Wanita untuk Kebahagiaan dan Kesejahteraan Keluarga di Auditorium Sumardi Sastrakusumah FPIK IPB (21/4). Ia membawakan topik “Perempuan Berkualitas Dunia”.
“Untuk mendapatkan kebahagiaan dalam keluarga kita harus menjadi perempuan berkualitas dunia sehingga kita tidak bergantung pada siapa saja karena punya kemampuan sendiri,” ujar wanita yang pernah dinobatkan sebagai Permata Pertiwi pada tahun 2008.
Menurutnya, perempuan harus tahu dia mau jadi apa karena semua peran itu bisa dilakukan secara berkesinambungan dan paralel. Sementara itu, dia harus professional dalam arti menempatkan prioritas yang akan dilakukan.
Misalnya seorang ibu rumah tangga sekaligus perempuan karier harus harus menanamkan pada dirinya bahwa dia harus bagus, harus tepat waktu, bisa mengurus rumah tangga serta sepenuhnya berusaha mengejar kariernya agar sukses. Alangkah baiknya lagi dia bisa menularkan kebaikan itu pada lingkungannya agar orang lain bisa lebih baik.
Sementara itu, selama ini Mien Uno (sapaannya) menyakini ada lima sifat yang harus dimiliki seorang perempuan professional yakni fokus, cepat, fleksibel, ramah dan harus mencintai tugasnya. Kesemuanya ini dapat dilakukan dengan basis keluarga yang kuat yang membuat kita bisa melangkah.
“Adapun sebagai jalan keluar bagi perempuan yang ingin terus berkarier, harus dibuat komitmen dengan suami bahwa dia bisa beraktivitas diluar jika sudah menjalankan yang benar di dalam rumah, ”tambahnya.
Selain itu, perempuan sebagai ibu rumah tangga sekaligus perempuan karier harus menciptakan kondisi yang nyaman dan dijalankan secara konsekuen, konsisten, dan kontinu serta sikap saling membutuhkan dalam anggota keluarga. Keinginan untuk menyelesaikan persoalan bersama-sama harus menjadi dasar keluarga. Disini Kartini membuat kita sadar bahwa kita-laki-laki dan perempuan- harus membangun bangsa bersama-sama
Sementara itu, Rektor IPB Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc mengatakan bahwa kata kunci kepribadian dalam seminar ini adalah sesuatu yang langka dan berharga karena disana ada kekuatan. “Di perlukan peran sang ibu dalam membangun kepribadian putra-putrinya dalam membangun bangsa” ujarnya sebelum membuka seminar.
Selain itu, Ketua Agrianita Ibu Enny Suhardiyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa Agrianita IPB sebagaimana tahun-tahun sebelumnya selalu memperingati Hari Kartini dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemajuan kaum wanita khususnya warga IPB. Kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan merupakan merupakan manifestasi dan keinginan Agrianita IPB untuk melestarikan kepeloporan ibu Kartini.
Kegiatan yang digelar oleh Agrianita IPB ini adalah dalam rangka Hari Kartini 2009. Rangkaian kegiatan lainnya adalah lomba masak ikan patin, pemeriksaan kesehatan (pap smear, tekanan darah, kolesterol, asam urat, osteoporosis dan donor darah), dan bazaar. Pelaksanaan donor darah didukung penuh oleh Poliklinik IPB dan PMI. (zul)
