IPB Membuat Agenda Riset Bidang Pangan dan Energi

IPB Membuat Agenda Riset Bidang Pangan dan Energi

Berita

Guna menjadi World Class University, IPB harus terus menata diri, salah satunya dengan melakukan penataan riset. Hal ini disampaikan dalam Lokakarya Agenda Riset Bidang Pangan dan Energi di Ruang Mahoni, Gedung MB IPB (22/9). Agenda Riset Bidang Pangan dan Energi ini disusun dalam rangka menata serta mengarahkan riset-riset yang diselenggarakan oleh sivitas akademika IPB agar lebih terpadu dan berkelanjutan sehingga dapat memberikan sumbangan pemikiran yang berarti bagi pembangunan Indonesia.

"Institut Pertanian Bogor sebagai garda terdepan dalam pembangunan pertanian memiliki peran yang sangat besar dalam mengatasi permasalahan kelangkaan pangan yang terjadi di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan penelitian-penelitian di bidang pertanian, seyogyanya kegiatan-kegiatan yang dilakukan Institut Pertanian Bogor dapat memberikan dampak berupa peningkatan produksi pangan di Indonesia." Ujar Direktur Riset dan Kajian Strategis IPB, Dr. Ir. Arif Satria, MSc.

Dr. Ir. Arif Satria menambahkan bahwa untuk menyikapi permasalahan nasional dan global yang sedang berlangsung tersebut, maka diperlukan langkah-langkah kongkret yang sistematis. Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan IPB adalah menyusun suatu Agenda Riset Strategis (ARS) yang berkaitan dengan permasalahan pangan.

Selain itu, menurutnya Agenda Riset Bidang Pangan dan Energi dibangun dari berbagai aspek tidak hanya dari sisi pengembangan input dan teknologi proses namun juga kebijakan dan ekonomi. Sangat diharapkan agenda riset ini dapat memperkuat kerjasama antar unit dan pusat-pusat studi untuk melakukan riset-riset terpadu sehingga tumpang tindih dalam riset dapat diminimalkan. Tidak hanya itu, agenda riset ini akan sangat membantu dalam pengalokasian dana-dana penelitian serta menetapkan target-target riset berjangka.

Adapun ARS ini diharapkan dapat menyediakan kerangka strategis dalam rangka: merangsang investasi riset, memberikan arahan bagi opsi kebijakan yang perlu dilakukan IPB, mengarahkan penyusunan program-program riset yang realistis dan inspiratif yang mampu memobilisasi pihak terkait (stakeholders), serta menjamin IPB dengan kompetensi yang dimilikinya sebagai trendsetter bidang pertanian di Indonesia.

Sementara itu, ARS ini disusun oleh tim yang beranggotakan Dr. Ir. Dahrul Syah, Dr. Ir. Drajat Martianto, Dr. Ir. Dwi Andreas Santoso, Ir. Melani Abdulkadir, M.Sc, Prof. Dr. Ir. Ronny R. Noor, Dr. Ir. Purwiyatno Hariadi, Dr. Ir. Munif Ghulamahdi, Dr. Ir. Iskandar Zulkarnaen Siregar, Eva Anggraini, SPi., M.Si. (zul)