Lokakarya Bersama Indonesia-Jepang “International Workshop on Water Governance”

Lokakarya Bersama Indonesia-Jepang “International Workshop on Water Governance”

Berita

Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi tuan rumah lokakarya bersama "International Workshop on Water Governance", Rabu (23/7) bertempat di Ruang Senat Gedung Andi Hakim Nasoetion Kampus IPB Darmaga. Lokakarya bersama ini merupakan bagian kegiatan dari Japan Society for the Promotion of Sciences (JSPS) Joint Research Project antara IPB dan University of Tsukuba dengan judul "Watershed management for sustainable water resources development in a humid tropical region".

Tema-tema yang dipresentasikan mulai dari hulu hingga hilir, yakni dari hutan hingga geologi. Dari Indonesia tampil sebagai pembicara adalah Prof. Effendi Pasandaran dari Badan Litbang Departemen Pertanian yang mengangkat tema Building the framework for water governance in Indonesia. Dr. Hendrayanto, Dr. Bramasto Nugroho dan Dr. Hariadi Kartodiharjo mempresentasikan "PES-Payment for Environmental Services Scheme for Watershed Management". Sementara, Ir. Popi Rejekiningrum, MS., Dr. Kasdi Subagyono dan Prof. Hidayat Pawitan mengangkat tema "Proportional water sharing for good water resources governance: Case study of Cicatih-Cimandiri Basin".

Sementara, presenter dari JSPS adalah Prof. Tadashi Tanaka dengan tema "Integrated watershed management: Current issue in hydrological sciences", Prof. Akihiko Kondoh mempresentasikan "Human activity and unlikely impact to human life: Surveillance from space and detection of inconvenient truth". Presenter JSPS lainnya adalah Dr. Nobuhito Ohte "Integrated assessment on river environments: New approach from ecological view point", dan Dr. Tsutumo Yamanaka "Living together with water: A review of the Japanese Experience".

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB, Prof.Dr. Bambang Pramudya, M.Eng, menyambut baik lokakarya tersebut. Karenanya, ia mengimbau para partisipan agar kesempatan itu dijadikan sebagai wahana untuk bertukar pikiran dan berbagi pengalaman.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Peneliti Indonesia untuk kegiatan ini, Prof. Hidayat Pawitan menyebutkan, bahwa lokakarya bersama ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan pada periode 2007-2010, setelah tahun sebelumnya digelar di Jepang. (nm)