Disambut Pemkab Merauke, Tim Ekspedisi Patriot IPB University Siap Riset Komoditas Unggulan Transmigrasi Salor

Disambut Pemkab Merauke, Tim Ekspedisi Patriot IPB University Siap Riset Komoditas Unggulan Transmigrasi Salor

ekspedisi-patriot-ipb-merauke.jpg
Tim Ekspedisi Patriot IPB University riset komoditas unggulan transmigrasi Salor di Merauke, Papua
Pengabdian Masyarakat

Tim Ekspedisi Patriot IPB University diterima dengan hangat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk melaksanakan riset pengembangan komoditas unggulan di kawasan transmigrasi Salor, Papua. Kehadiran tim ini menjadi bagian dari kolaborasi perguruan tinggi dengan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dalam mendukung program pembangunan nasional.

Di lokus Salor, IPB University menurunkan dua tim dengan fokus berbeda. Tim tanaman pangan dipimpin oleh Ratih Kemala Dewi, PhD, sementara tim perkebunan diketuai oleh Dr Swastiko Priyambodo. Kedua tim akan melakukan riset selama empat bulan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim ekspedisi tersebut. Ia menegaskan bahwa riset dan pendampingan lapangan sangat dibutuhkan untuk memastikan program transmigrasi berjalan tepat sasaran.

“Sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, kementerian diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan desa dan kota. Untuk mewujudkan itu, diperlukan data dan riset. Karena itu, Kementrans menggandeng perguruan tinggi melalui program Ekspedisi Patriot. Kami terima dengan senang hati di Kabupaten Merauke,” ujar Yoseph.

Ia menambahkan, Merauke merupakan kabupaten penerima transmigrasi terbanyak di Papua sejak tahun 1960-an hingga 1990-an, sehingga kini komposisi penduduknya hampir seimbang antara orang asli Papua dan masyarakat Nusantara. “Kehadiran tim ini sekaligus menjawab cita-cita pembukaan UUD 1945, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Tim Ekspedisi Patriot Perkebunan IPB University, Ahmad Anggi Saputra, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas sambutan yang diberikan. Menurutnya, Merauke bukan hanya titik batas geografis, tetapi juga simbol persatuan bangsa.

“Tujuan kami hadir di sini adalah untuk melaksanakan misi Ekspedisi Patriot, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, memperkuat solidaritas, mengenal keragaman, serta berkontribusi bagi daerah ini. Kami berkomitmen menjaga nama baik daerah dan menjunjung persaudaraan,” ungkap Anggi.

Dengan dukungan pemerintah daerah, tim ekspedisi optimistis riset dan pendampingan di kawasan transmigrasi Salor dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Merauke. Terlebih, Papua ke depan akan menjadi lumbung pangan Indonesia. (*)