Alumni IPB University Bekali Tips Calon Wisudawan 90 Hari Pertama di Tempat Kerja
IPB University melalui Direktorat Pengembangan Karier, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni atau Career Development and Assessment (CDA) menggelar Studium Generale Pembekalan Karier bagi calon wisudawan secara daring, Jumat (6/2). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja pascakampus.
Dalam kegiatan tersebut, CDA IPB University memperkenalkan peran dan program unggulannya sebagai pusat pengembangan karier dan kewirausahaan bagi mahasiswa dan alumni. Asisten Direktur Pengembangan Karir dan Kewirausahaan, Rici Tri Harpin Pranata, SKPm, MSi menjelaskan bahwa CDA hadir tidak hanya untuk membantu lulusan mendapatkan pekerjaan, tetapi juga membangun kesiapan karier jangka panjang.
“CDA IPB memiliki tiga program utama, yaitu IPB Karir Katalis, IPB Talent Connect, dan IPB Inoventure Hub. Seluruh program ini dirancang untuk mendampingi mahasiswa dan alumni sejak persiapan karier, koneksi ke industri, hingga pengembangan kewirausahaan,” ujarnya.
Program IPB Karir Katalis mencakup talent assessment, pelatihan karier, konsultasi, hingga pelatihan bahasa Inggris. Sementara IPB Talent Connect memfasilitasi koneksi lulusan dengan dunia industri melalui job fair, rekrutmen kampus, dan publikasi lowongan kerja. Adapun IPB Inoventure Hub fokus pada penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa dan alumni.
Selain pengenalan CDA, kegiatan ini juga menghadirkan alumni inspiratif IPB University, Yulistian Firmansyah, sebagai narasumber utama. Ia menekankan pentingnya lulusan untuk tidak sekadar menjadi pekerja, tetapi mampu memberi dampak nyata di organisasi.
“Di dunia kerja, yang dibutuhkan bukan hanya employee yang menunggu instruksi, tapi impact player yang proaktif, punya inisiatif, dan mampu memberi solusi,” kata Yulistian.
Menurutnya, ada tiga pilar utama yang perlu dimiliki lulusan agar menjadi impact player, yakni kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan perilaku positif. Ia menilai IPB University telah membekali lulusannya dengan fondasi IQ yang kuat. Hal itu perlu diperkuat dengan kemampuan mengelola emosi, beradaptasi dengan budaya kerja, dan menunjukkan sikap profesional yang kelak menjadi pembeda di dunia kerja.
Tips 90 Hari Pertama
Yulistian juga membagikan strategi 90 hari pertama bekerja, mulai dari memahami ekosistem perusahaan, membangun reputasi melalui disiplin dan tanggung jawab, hingga berani menawarkan inisiatif kecil.
“Karier itu proses panjang. Nikmati tahapannya, terus belajar, dan jangan berhenti berkembang,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, IPB University berharap lulusan tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental, karakter, dan arah karier yang jelas, dengan dukungan berkelanjutan dari CDA dan jejaring alumni. (MW)
