Transformasi IPB University Menuju National Impactful University

Transformasi IPB University Menuju National Impactful University

transformasi-ipb-university-menuju-national-impactful-university.jpg
Berita / Pendidikan

IPB University menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi menuju “national impactful university” yang berdaya saing global. Pernyataan ini terungkap dalam Sidang Paripurna Majelis Wali Amanat (MWA) sekaligus Pertemuan Awal Tahun IPB University, yang berlangsung di Kampus IPB Dramaga pada 9/2.

Ketua MWA IPB University, Prof Hardinsyah, menekankan bahwa capaian dan kebijakan strategis yang dijalankan menjadi fondasi bagi transformasi institusi yang lebih adaptif, inklusif, dan berdampak.

“Seluruh langkah transformasi ini kita satukan dalam semangat IPB-MIRAI masa depan yang dibangun bersama. IPB harus semakin bermutu, relevan, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan global,” ujarnya.

Salah satu tonggak penting adalah peluncuran IPB Dataverse dan IPB Scholar. IPB Dataverse menjadi portal data dan metadata penelitian dosen dan mahasiswa untuk mendorong keterbukaan data, pengambilan keputusan berbasis bukti, dan kolaborasi riset yang lebih efektif. Sementara itu, IPB Scholar berfungsi sebagai basis data kepakaran dan peta riset dosen IPB University.

Pada kesempatan itu, Rektor Dr Alim Setiawan Slamet memaparkan kinerja IPB University tahun 2025 yang menunjukkan arah transformasi positif. Ia menyebut, mayoritas indikator kinerja utama (IKU) tercapai bahkan melampaui target, meski masih terdapat pekerjaan rumah pada IKU 1 dan IKU 2.

“Capaian ini menegaskan transformasi IPB berada di jalur yang benar. Namun, kita harus jujur dan fokus memperkuat perbaikan fundamental agar dampaknya benar-benar terasa pada kualitas lulusan, relevansi pendidikan, dan daya saing global,” ujar Dr Alim.

Di tingkat global, IPB University berhasil menembus peringkat 399 dunia dalam QS World University Rankings 2025, sekaligus mempertahankan posisi terbaik di Indonesia dan ASEAN untuk bidang Pertanian dan Kehutanan. Di THE Interdisciplinary Science, IPB University berada di peringkat 1 Indonesia dan 42 dunia.

Dalam bidang riset, IPB University membiayai lebih dari 1.700 judul penelitian dengan total dana riset Rp836 miliar, tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Portal IPB Dataverse dan IPB Scholar memperkuat transparansi, kolaborasi, dan pemetaan kepakaran dosen.

Di sisi pengabdian masyarakat, IPB University menjangkau lebih dari 8.350 desa di seluruh Indonesia melalui diseminasi inovasi dan program pemberdayaan. Selain itu, ekosistem inovasi melalui Science Techno Park (STP) mendukung 77 startup aktif pada 2025, total 289 startup sejak 2018, memperkuat kontribusi IPB pada ekonomi inovasi nasional.

Pertemuan ini juga menyoroti agenda strategis ke depan, termasuk penguatan kolaborasi Global South, reformulasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hilirisasi riset, transformasi SDM menghadapi gelombang pensiun, serta penguatan tata kelola dan kemandirian finansial.

“Transformasi IPB bukan hanya tentang capaian akademik, tetapi bagaimana universitas hadir sebagai solusi bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,” tutup Dr Alim. (AS)