Guru Besar IPB University Paparkan Lima Strategi Peternak Hadapi Fluktuasi Harga Pakan

Guru Besar IPB University Paparkan Lima Strategi Peternak Hadapi Fluktuasi Harga Pakan

guru-besar-ipb-university-paparkan-lima-strategi-peternak-hadapi-fluktuasi-harga-pakan
Ilutrasi hewan ternak (freepik)
Berita / Riset dan Kepakaran

Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof Muhammad Ridla, memaparkan lima strategi utama yang dapat diterapkan peternak untuk mengurangi dampak fluktuasi harga bahan baku pakan. 

Strategi ini dinilai penting mengingat pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam usaha peternakan.

Pertama adalah diversifikasi sumber bahan pakan. Peternak bisa memanfaatkan bahan baku lokal dan limbah agroindustri agar ketergantungan pada bahan impor seperti soybean meal (SBM) dapat dikurangi.

Strategi kedua, pemanfaatan bioteknologi pakan seperti fermentasi, enzim, probiotik, dan kultur mikroba. “Teknologi ini mampu meningkatkan kecernaan, menaikkan nilai nutrisi bahan pakan murah, serta mengurangi pemborosan pakan,” jelasnya.

Ketiga, ia mendorong peternak menerapkan formulasi pakan fleksibel (least-cost formulation). Prof Ridla menyarankan penggunaan perangkat lunak formulasi sederhana agar peternak dapat mengganti bahan pakan dengan alternatif bernutrisi setara ketika harga naik. Dengan cara ini, keseimbangan energi, protein, dan asam amino tetap terjaga.

Strategi keempat, lanjutnya, produksi pakan mandiri skala kelompok melalui pendirian “feed center” atau unit penggilingan bersama di tingkat desa atau koperasi. Langkah ini dinilai dapat menurunkan biaya pakan sebesar 10–25 persen melalui pembelian bahan baku dalam jumlah besar serta pembagian risiko fluktuasi harga.

Sementara itu, strategi kelima menekankan pentingnya manajemen pakan yang efisien. Upaya ini meliputi pengurangan feed waste, pencampuran pakan yang homogen, dan penyesuaian pemberian pakan sesuai fase pertumbuhan ternak. “Strategi ini mampu menjaga efisiensi konsumsi pakan meskipun harga bahan baku meningkat,” tegasnya. (dh)