LKST IPB University Luncurkan Produk Inovasi Lemonaria dan Botani Bakery

LKST IPB University Luncurkan Produk Inovasi Lemonaria dan Botani Bakery

lkst-ipb-university-luncurkan-produk-inovasi-lemonaria-dan-botani-bakery
Berita

Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) resmi meluncurkan dua produk inovasi terbaru hasil hilirisasi riset dan teknologi para peneliti IPB University, yaitu minuman lemon berkolagen ready to drink (RTD) ‘Lemonaria’ serta Botani Bakery varian roti isi keju dan cokelat.

Peluncuran yang digelar di Kampus IPB Taman Kencana, Bogor, (25/11) ini menjadi wujud nyata percepatan komersialisasi inovasi pangan yang dikembangkan IPB University.

“Lemonaria merupakan inovasi dosen IPB University yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen modern akan minuman menyegarkan namun tetap menyehatkan,” tutur Kepala LKST IPB University, Prof Erika B Laconi.

Sementara itu, lanjutnya, peluncuran Botani Bakery menandai kemampuan Science Techno Park (STP) IPB University dalam mengoperasikan fasilitas produksi roti berkualitas tinggi.

“Produk roti isi keju dan cokelat ini menjadi bukti bahwa fasilitas baru STP mampu menghasilkan roti yang lembut, lezat, dan siap bersaing di pasar. Begitu pula Lemonaria, kami hadirkan sebagai minuman sehat dan praktis untuk masyarakat,” ujarnya.

Kedua produk ini diproses melalui lini Teaching Industry STP IPB University, fasilitas yang sebelumnya telah memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) ‘Botani’ dengan izin edar lengkap (SNI, Halal, dan MD BPOM). Hal ini, tegas Prof Erika, menunjukkan kesiapan STP untuk memenuhi standar regulasi industri pangan dan minuman.

“Kehadiran produk makanan dan minuman inovatif ini merupakan komitmen IPB University dalam mempercepat hilirisasi hasil riset. Selain menyediakan fasilitas produksi skala industri, STP juga mendukung perizinan, pengembangan bisnis startup, dan peluang lisensi teknologi bagi mitra,” kata Prof Erika.

STP IPB University saat ini dilengkapi berbagai fasilitas produksi dan pengembangan seperti unit ekstraksi dan evaporasi, spray dryer, lini biskuit dan pastri, laboratorium uji, serta ruang kerja untuk kolaborasi riset dan bisnis. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan inovator, startup, maupun industri untuk pengembangan produk, maklon produksi, uji laboratorium hingga komersialisasi.

“STP diharapkan menjadi intermediari antara kampus dan industri agar riset dapat berkembang menjadi produk bernilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” pungkasnya. (AS)