Aksi Coastal Cleanup Mahasiswa ITK IPB University di Pelabuhanratu
Sebanyak 124 mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) IPB University angkatan 61 melaksanakan field trip sekaligus aksi coastal cleanup di sepanjang pantai Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini.
Kegiatan bersih pantai ini melibatkan seluruh mahasiswa, asisten, teknisi, dan dosen pendamping, serta disambut baik oleh masyarakat sekitar. Sampah yang berhasil dikumpulkan sebagian besar terdiri dari plastik kemasan, botol minuman, dan kayu bekas yang berpotensi mencemari ekosistem laut.
Selain sebagai aksi kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini menjadi bagian integral dari pembelajaran praktikum di lapangan. Langkah ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami karakteristik ekosistem pesisir, teknik survei kelautan, serta penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya laut.
Dosen penanggung jawab kegiatan, Dr Steven Solikin, menyampaikan bahwa fieldtrip ini merupakan bentuk nyata dari penerapan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang penting bagi mahasiswa kelautan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan langsung konsep-konsep ilmiah di lapangan. Melalui kegiatan ini, mereka belajar mengamati, menganalisis, dan berkontribusi terhadap solusi nyata di lingkungan pesisir,” ujar Dr Steven.
Ia menambahkan, aksi coastal clean up yang dilakukan mahasiswa juga menjadi simbol kepedulian generasi muda terhadap laut.
“Menjaga laut bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan. Coastal cleanup ini kami harapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab ekologis dan memperkuat semangat mahasiswa ITK sebagai agen perubahan untuk laut yang berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kombinasi antara praktik akademik dan kegiatan sosial lingkungan, mahasiswa ITK diharapkan semakin peka terhadap isu-isu kelautan dan mampu berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.
Fieldtrip ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas antarmahasiswa sekaligus menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari komunitas akademik yang peduli terhadap kelestarian laut dan masa depan bumi biru. (*/Rz)

