Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Upayakan Ketahanan Pangan di Cikembulan Lewat Implementasi Budikdamber

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Upayakan Ketahanan Pangan di Cikembulan Lewat Implementasi Budikdamber

mahasiswa-kkn-t-inovasi-ipb-university-upayakan-ketahanan-pangan-di-cikembulan-lewat-implementasi-budikdamber-news
Berita

Pemerintah pusat menghimbau setiap daerah untuk mengoptimalkan program ketahanan pangan. Di Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Jawa Barat, mahasiswa IPB University program Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi berupaya membantu pemerintah desa dengan mengadakan sosialisasi program budi daya ikan dalam ember (budikdamber). Hal itu guna mengupayakan ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.

“Budikdamber merupakan teknik budi daya ikan ramah lingkungan. Metode ini memadukan budi daya ikan menggunakan ember dan memanfaatkan airnya untuk pertumbuhan sayuran. Hal ini selaras dengan solusi ketahanan pangan sekaligus memenuhi konsumsi pangan yang bergizi dan menambah penghasilan tambahan dalam skala rumah tangga,” ujar Lutfia Sittaturrahmah selaku Koordinator KKN-T Inovasi di Desa Cikembulan.

Iman Firdausy, Sekretaris Desa Cikembulan menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan budikdamber ini. Ia menyebutkan bahwa perlu adanya implementasi program baru yang efektif untuk menunjang ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga di desa. Oleh karena itu, sebutnya, budikdamber ini adalah salah satu solusinya. 

“Saya pernah melakukan budi daya lele di dalam kolam, tapi tidak menggunakan sayuran. Dari budikdamber ini saya mengharapkan keuntungan bukan hanya dari panen lele saja, melainkan juga dari sayuran yang ditanam dengan cara yang lebih mudah dan biaya pemeliharaan yang relatif murah,” tanggapan Sumiyati, salah satu anggota pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) yang hadir sosialisasi di Gedung Serbaguna Desa Cikembulan.

Tim KKN-T Inovasi IPB University juga memberikan set budikdamber kepada pihak Desa Cikembulan dan salah satu warga sebagai bentuk percontohan. “Kami akan memantau serta mendampingi perkembangan budi daya lele dan kangkung selama masa KKN-T,” ungkap Lutfia Sittaturrahmah.

Sosialisasi diikuti oleh para ibu anggota PKK, ketua RT dan RW, pemuda-pemudi karang taruna serta perangkat desa. (*/Rz)