Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Buat Program Binangun Hempas Stunting

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University Buat Program Binangun Hempas Stunting

mahasiswa-kkn-t-inovasi-ipb-university-buat-program-binangun-hempas-stunting-news
Berita

Kelompok mahasiswa IPB University dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi di Desa Binangun, Kecamatan Lasem, Rembang, Jawa Tengah mengadakan program Binangun Hempas Stunting. Program ini berupa penyuluhan yang diperuntukan bagi para kader posyandu dan ibu dari anak yang terkena stunting.

“Hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022, Kabupaten Rembang merupakan daerah dengan kasus stunting tertinggi ke-6 di Jawa Tengah. Di Desa Binangun sendiri, terdapat beberapa balita yang terkena stunting. Karenanya, kegiatan ini untuk memberikan literasi dan kesadaran para ibu agar dapat memenuhi kebutuhan gizi anak balitanya,” ujar Hana Waldah Mariam, salah satu anggota tim KKN-T Inovasi pada saat penyuluhan di Balai Desa Binangun, beberapa waktu lalu.

Program Binangun Hempas Stunting didampingi oleh Nadzirum Mubin, SP, MSi sebagai Dosen Pendamping Lapangan sekaligus Dosen Koordinator Wilayah Rembang. Kegiatan dihadiri oleh kepala desa, bidan desa, para kader posyandu dan orang tua yang balitanya terkena stunting.

“Zat gizi anak harus sangat diperhatikan, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan karena menjadi dasar penopang anak dalam keberlangsungan kehidupannya. Hal ini didasari dengan panduan standar gizi yang cukup bagi anak agar nantinya tidak terkena dampak dari stunting,” kata Hana.

Mahasiswa IPB University dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia itu juga mengurai langkah pencegahan stunting, tips dan trik seputar makan anak. Ia juga menyampaikan susunan makanan selama satu minggu yang memenuhi kebutuhan standar gizi yang cukup untuk anak.

Febri Nur Intan Sari, bidan Desa Binangun mengapresiasi program Binangun Hempas Stunting inisiasi mahasiswa IPB University itu. “Kegiatan ini sangatlah bermanfaat untuk memperkecil angka yang terkena stunting di Kabupaten Rembang, khususnya di Desa Binangun. Program desa pada saat ini sangat berkaitan dengan yang dilaksanakan oleh kelompok KKN-T Inovasi Desa Binangun, sehingga harapannya dapat lebih menyadarkan para ibu-ibu balita yang ada di sini,” ungkapnya. 

Selepas acara, mahasiswa IPB University juga menghadiahkan alat dan tempat makan kepada ibu-ibu yang anaknya terkena stunting sebagai bantuan untuk meningkatkan intensitas makan anak. Selain itu, infografis dan leaflet juga diberikan kepada tiga posyandu untuk dijadikan acuan terhadap permasalahan stunting sekaligus sebagai kenang-kenangan dari kelompok KKN-T Inovasi IPB University di Desa Binangun. (*/Rz)