Mahasiswa KKN-T IPB University Berikan Edukasi Teknologi untuk Madrasah di Kabupaten Garut

Mahasiswa KKN-T IPB University Berikan Edukasi Teknologi untuk Madrasah di Kabupaten Garut

mahasiswa-kkn-t-ipb-university-berikan-edukasi-teknologi-untuk-madrasah-di-kabupaten-garut-news
Berita

Mahasiswa IPB University yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) menyelenggarakan kegiatan edukasi bertemakan teknologi di Madrasah Diniyah Tsanawiyah Awaliyah (MDTA) Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang, Garut, Jawa Barat. 

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang kelas MDTA Al-Hidayah Parohan beberapa waktu lalu. Kegiatan edukasi dengan judul TEKAD (Teknologi untuk Madrasah) ini diikuti oleh seluruh siswa tingkat 6 dan perwakilan 20 guru MDTA yang berada di Desa Margamulya. 

Wawan Danawan selaku koordinator MDTA Desa Margamulya mengatakan, “Kegiatan TEKAD ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak mengenai bahaya kecanduan gadget. Semoga kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan guru maupun operator madrasah mengenai dasar-dasar penggunaan laptop.”

Pada program TEKAD Siswa, mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University mengurai materi mengenai bahaya kecanduan gadget kepada siswa tingkat 6. Kemudian, peserta diajak mengaplikasikan jenis permainan yang tidak perlu menggunakan gadget, yang sekaligus dapat meningkatkan kemampuan bersosialisasi siswa.

Tak hanya siswa, para guru juga mendapat pemaparan materi dan praktik secara langsung mengenai dasar penggunaan laptop. TEKAD Guru diikuti oleh perwakilan guru dari 7 MDTA Desa Margamulya. 

“Materi TEKAD Siswa ditujukan sebagai bekal masa depan mereka yang menuju jenjang sekolah menengah yang lebih berkualitas. Adapun materi mengenai dasar pemanfaatan teknologi untuk para guru, diperlukan sebagai bekal perkembangan digitalisasi administrasi yang masih perlu pembimbingan lebih lanjut,” ucap Salma Dzakiyyah, perwakilan mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University. 

“Pelatihan dasar cara menggunakan laptop ini memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam karena disertai dengan praktik langsung menggunakan contoh studi kasus yang diberikan,” ujar Siti Aisyah, salah satu guru MDTA Desa Margamulya.

Dengan adanya kegiatan TEKAD ini, diharapkan siswa/i dapat memperoleh pemahaman mengenai bahaya kecanduan gadget untuk masa depannya yang lebih berkualitas. Selain itu, para guru dapat memahami dasar-dasar penggunaan laptop untuk keperluan pencatatan administrasi yang lebih efektif. (*/Rz)