Mahasiswa IPB Prakarsai Youth for Movement ke Korea

Mahasiswa IPB Prakarsai Youth for Movement ke Korea

mahasiswa-ipb-prakarsai-youth-for-movement-ke-korea-news
Prestasi

Penerima Manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara Institut Pertanian Bogor (IPB)  memprakarsai Youth for Movement (Y4M) pada  16-19 Februari 2019 ke Korea Utara. Y4M adalah kegiatan yang pesertanya terdiri dari mahasiswa terbaik di berbagai perguruan tinggi antara lain IPB, UGM, Unair, UPI, Widyatama University, dan ITS. 

"Youth for Movement pada tahun sebelumnya dilaksanakan di tiga negara, yaitu Malaysia, Thailand, dan Singapore. Kemudian pada saat ini dilaksanakan di Korea Selatan (Winter in Korea) dengan tema "Building up Youth Leadership Capacity for Empowering Community Based on Creative Economy". Acara Y4M ini dimaksudkan memberikan pelatihan, penguatan, dan pembinaan bagi para aktivis Indonesia dengan berbagai program peningkatan kompetensi, menambah jaringan nasional dan internasional, negosiasi dan advokasi, dan peran-peran strategis pemuda Indonesia untuk menjadi agen perubahan bangsa (agent of change), cadangan kepemimpinan masa depan (iron stock), dan (agent of social control)," kata Manager Beasiswa Aktivis Nusantara, Ach Firman Wahyudi, S.E, M.Si.

Kegiatan ini diawali dengan keharusan mengikuti Join Conference Y4M-Asean Youth Network Korea di ASEAN Korea Center Hall, Seoul City Hall, South Korea. Pada sesi ini ditujukan agar pemuda Indonesia dapat mengkomparasi Indonesia dan Korea serta Negara di ASEAN terkait pendidikan, pembangunan desa,dan ekonomi kreatif. Perbandingan tersebut diharapkan dapat memberikan pencerahan untuk memberi solusi atas permasalahan di Indonesia dari solusi yang telah berhasil diterapkan di negara ASEAN/Korea.

Pada sesi ini dihadiri Wakil Presiden ASEAN Youth Network Korea (AYNK) dan delegasi dari Filipina-Laos-Vietnam dan diikuti mahasiswa Indonesia. Wakil Presiden AYNK, Ms.Hongsanass  sekaligus mengenalkan organisasi dan program-program yang telah dilakukan. Selanjutnya Mr. Alif memberikan sambutan juga sekaligus mengenalkan profil Baktinusa dan Youth for Movement Indonesia. Setelah itu, para delegasi melakukan presentasi per kelompok terkait komparasi Indonesia dan Korea. 

Selanjutnya peserta Y4M melakukan kunjungan ke Ansan Masjid Korea. Dalam kunjungan ini dilakukan diskusi dengan pekerja migran Indonesia di Kota Ansan bertempat di Masjid Sirathal Mustaqim Ansan district, South Korea. Sesi ini ditujukan agar pemuda Indonesia dapat mengetahui perjuangan pekerja migran Indonesia dalam bekerja dan beribadah secara Islami. Selain itu ditujukan agar pemuda Indonesia dapat mengetahui infrastruktur bagi peribadatan umat muslim di Korea Selatan. 

Toni, Ketua Pemuda Masjid Ansan menyampaikan bagaimana para pekerja dari Indonesia beradaptasi dalam hal sulitnya akses dan izin untuk shalat, mendapat makanan halal, serta tingginya tekanan dalam mengampu pendidikan tinggi. Lalu, dilakukan juga kunjungan ke Korea Muslim Federation. Pada sesi ini dilakukan diskusi dengan Imam Besar Korea Moslem Federation (KMF) bertempat di Korea Moslim Federation Conference room,  Itaewon Masjid, Seoul Central Masjid, South Korea. Kegiatan ini dilaksakan agar para pemuda Indonesia mengetahui perjuangan dan peran KMF di Korea. Selain itu KMF sebagai lembaga penerbit sertifikasi halal di tengah sulitnya makanan halal di Korea,  pemuda diharapkan terbakar semangatnya untuk menebarkan kebaikan.

Sebelum kembali ke Indonesia peserta juga melakukan Educational Visit to Indonesia Embassy in Korea. Pada sesi ini dilakukan diskusi dengan Duta Pemegang Fungsi Pendidikan Sosial Budaya dan Diplomasi Publik (Pensosbuddiplik). Pada sesi ini ditujukan agar pemuda diharapkan memahami bahwa tugas KBRI di tiap dunia berbeda-beda.  Bagaimana KBRI sebagai caretaker masyarakat Indonesia di Korea dapat menjaga masyarakatnya secara berkelanjutan. Sesi ini dihadiri oleh Purno Widodo,  Duta Pemegang Fungsi Pendidikan Sosial Budaya dan Diplomasi Publik. Acara Youth for Movement ini, diharapkan akan terus berlanjut guna memberikan inspirasi pemuda Indonesia dalam membangun bangsanya.(*/ris)