Dosen Muda IPB Juara Pertama L’Oreal-UNESCO For Women in Science 2018

Dosen Muda IPB Juara Pertama L’Oreal-UNESCO For Women in Science 2018

dosen-muda-ipb-juara-pertama-l-oreal-unesco-for-women-in-science-2018-news
Prestasi

L’Oréal Indonesia bekerjasama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia mengumumkan pemenang lomba L’Oreal- UNESCO For Women in Science 2018 di Ballroom Raffles Hotel Jakarta, (8/11). Pada kategori Life Sciences, Dr. Yessie Widya Sari, M.Si dosen dari Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor (FMIPA IPB) meraih Juara I. 

Penelitian yang akan dilakukan Dr. Yessie dilatarbelakangi kepedulian terhadap orang (petani atau penjual) yang mengalami kerugian tinggi akibat pendeknya masa simpan produk pertanian dan beberapa produk pangan. Kemudian, kepedulian terhadap planet yaitu dengan melihat meningkatnya penggunaan plastik sintetik sebagai pengemas produk pangan pertanian mengakibatkan adanya penumpukan limbah plastik yang mengakibatkan adanya pencemaran pada bumi. Di sisi lain, kepedulian terhadap profit adalah dengan memanfaatkan produk samping biodiesel mikroalga sebagai bahan baku untuk produksi bioplastik. Menggabungkan tiga masalah tersebut, maka Dr. Yessie mengusulkan penelitian terkait kemasan makanan berbasis bioplastik.

Kemasan makanan berbasis bioplastik diharapkan dapat mengatasi penggunaan plastik sintetis dalam melestarikan produk pertanian. Sebagai upaya untuk membuat kemasan makanan berbasis bioplastik, Dr. Yessie mencoba menggunakan mikroalga yang merupakan salah satu sumber protein potensial. Mikroalga merupakan alga (rumput laut) berukuran mikro yang biasa dijumpai di air tawar dan air laut.

Dr. Yessie menjelaskan L’Oréal-UNESCO For Women in Science adalah penghargaan yang diberikan kepada ilmuwan muda wanita berbakat yang mendedikasikan karir mereka untuk mengembangkan inovasi ilmiah dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kemajuan masyarakat.
“Sejak tahun 2004 program ini dijalankan di Indonesia dengan tujuan untuk mengakui, menyemangati dan mendukung wanita di bidang sains,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap tahunnya L’Oréal Indonesia For Women in Science menganugerahi wanita peneliti muda Indonesia dalam bentuk fellowship nasional untuk membantu pendanaan penelitian mereka.
Menurutnya, pemilihan finalis didasarkan pada latar belakang akademik serta capaian akademik tiap kandidat. Selain itu, tiap kandidat juga diminta mengajukan usulan penelitian. 

“Proposal penelitian yang saya ajukan berjudul Biorefineri Mikroalga: Pemanfaatan Protein Mikroalga sebagai Material Pintar pada Pengemas Produk Makanan dan Pertanian,” tambahnya.

Ditanya harapannya ke depan, Dr. Yessie mengatakan dirinya ingin menjadi wanita Indonesia yang mampu menginspirasi wanita-wanita Indonesia maupun dunia internasional untuk terus berkiprah dan menghasilkan karya-karya inovasi. 

Dr. Yessie mendapatkan gelar sarjana fisika di IPB pada tahun 2002. Ia kemudian melanjutkan studinya hingga mendapatkan gelar master pada tahun 2005 di Universitas Indonesia dengan predikat Cum Laude. Tahun 2015, Dr. Yessie menyelesaikan gelar doktor di bidang Bio-based Science di Wageningen University, Belanda.

Selain menjadi salah satu pemenang L’Oréal-Unesco For Women In Science National Fellowship Awards 2018, Dr. Yessie telah menorehkan banyak prestasi dan menerima beasiswa internasional seperti Joint Japan Indonesia dari World Bank Institute. Ia juga menerima penghargaan untuk Best Poster Presenter di Wageningen-Indonesia Scientific Exposure dan juga menjadi top five peneliti muda perempuan di IPB.  Dr. Yessie saat ini juga tercatat sebagai reviewer aktif di berbagai jurnal bereputasi internasional seperti Alga Research, Biomass & Bioenergy, serta Industrial Crops and Products. (Awl/Zul)