Mahasiswa IPB Raih Juara Kompetisi Rekayasa Kualitas Nasional

Mahasiswa IPB Raih Juara Kompetisi Rekayasa Kualitas Nasional

mahasiswa-ipb-raih-juara-kompetisi-rekayasa-kualitas-nasional-news
Prestasi

Prestasi membanggakan berhasil diraih mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam ajang Kompetisi Rekayasa Kualitas Tingkat Nasional (KRKTN) VI 2018.

Lomba ini merupakan even yang digelar oleh Laboratorium Rekayasa Kualitas Jurusan Teknik Industri, Universitas Trisakti (24-25/10). Setelah melalui berbagai tahap seleksi, tim mahasiswa IPB ini berhasil meraih Juara Dua dalam kompetisi ini. 

Tim IPB ini terdiri dari tiga mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian yaitu: Atsirudy Wibowo, Dwiky Aji Kurniawan dan Nova Rizki Anggraini. Lomba ini merupakan ajang bergengsi tahunan dan diminati mahasiswa khususnya yang berasal dari Jurusan Teknik Industri. Karena bukan berasal dari background engineering, strategi yang dilakukan adalah persiapan belajar materi terkait data mining, quality engineering, penggunaan software seperti minitab, weka dan Rstudio. 

Mereka harus bersaing dengan puluhan tim dari perguruan tinggi lain di Indonesia. 

Kompetisi ini diawali dengan tahap penyisihan tahap I  dimana peserta menjawab 80 soal pilihan ganda berkaitan konsep dan perhitungan selama dua jam. Selanjutnya di tahap penyisihan II, peserta dihadapkan dengan pemahaman studi kasus serta perhitungan dan interpretasi Minilab dan Weka/R. Babak semi final berupa cerdas cermat dan diseleksi hingga 5 tim. Berlanjut di tahap terakhir yaitu penyelesaian soal studi kasus menggunakan Minitab dan Weka/R serta presentasi hasil penyelesaian di depan beberapa juri. Dewan juri berasal dari dosen perguruan tinggi dan instansi terkemuka di Indonesia, yaitu Prof. Dr. Ir. Budi Santosa, M.Sc, Ph.D (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Prof. Dr. Ir. Dradjad Irianto (Institut Teknologi Bandung), Prof. Ir. Isti Surjandari, Ph.D (Universitas Indonesia), Dr. Ir. Triwulandari S.D., MM (Universitas Trisakti), Dr. Eng. Ir. Taufik Djatna, M.Si (Institut Pertanian Bogor), Prof. Ir. Syamsir Abduh, Ph.D (Masyarakat Standardisasi Indonesia), Indryadi Hardi ST, MT, Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi Nasional (BSN), dan praktisi perusahaan.

“Awalnya di babak penyisihan kita tidak masuk di sepuluh besar. Setelah itu kita langsung buat strategi bagaimana agar bisa lolos di tahap selanjutnya. Kita awalnya awam dengan quality control, karena di Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB difokuskan pada bidang proses.

"Tak sedikit dosen pendamping dari perguruan tinggi lain yang tidak menyangka IPB ikut kompetisi ini. Berkat bimbingan dari Dr. Taufik Djatna dan mentor lain, selama presentasi kami paham dengan pengolahan data dan dapat menjawab pertanyaan kritis dari para juri,” papar Atsirudy, salah satu delegasi IPB dalam kompetisi tersebut.

Setelah melalui berbagai tahapan kompetisi, akhirnya tim IPB berhasil meraih Juara Dua dalam perlombaan ini. Juara Pertama diraih oleh tim Universitas Parahyangan dan Juara Ketiga diraih oleh tim Universitas Trisakti. 

Atsirudy menandaskan, “Sebenarnya kita memang kurang berpengalaman di bidang tersebut karena berada di lingkup ‘pertanian’, tapi itu bukan penghalang untuk bisa belajar. Dosen di Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB sangat kompeten dan dapat membimbing kami dan mengajarkan kami dari akarnya.”  (Ghinaa/ris)