IPB University Menyelenggarakan Pelatihan Dasar Bagi Calon Pegawai Tetap Non PNS IPB Tahun 2023
Sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), IPB University dapat memenuhi sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan rekrutmen internal ataupun eksternal. Pelatihan dasar (Latsar) merupakan kegiatan lanjutan bagi para peserta untuk diangkat menjadi pegawai tetap non pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2023.
Pembukaan Latsar ini dilakukan pada Selasa, (13/6) di Ruang Senat Akademik, Kampus IPB Dramaga, Bogor. Terdapat 41 orang peserta yang ikut serta, terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan (tendik) fakultas dan sekolah di IPB University. Kegiatan ini juga dihadiri oleh wakil rektor dan para dekan fakultas dan sekolah di IPB University.
Direktur SDM IPB University, Dr Heti Mulyati mengungkapkan pelatihan dasar ini merupakan gerbang masuk bagi peserta untuk menjadi pegawai tetap di IPB University.
“Tujuan dari kegiatan ini, kami ingin memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam konteks yang sifatnya umum mulai dari akuntabilitas, tata kelola, sejarah IPB University, antikorupsi, bela negara juga kebijakan IPB University dan hal yang terkait dengan sikap sebagai pegawai,” jelasnya.
Ia menjelaskan, Latsar ini terdapat dua bentuk yakni klasikal dan non klasikal yang menggabungkan antara kompetensi yang sifatnya sosial kultural dan kompetensi masing-masing peserta.
“Latsar akan dilaksanakan satu setengah bulan. Dua minggu untuk pemaparan materi secara luring hingga visitasi pada tanggal 13 sampai 24 Juni dan dilanjutkan dengan masa habituasi dari tanggal 26 Juni sampai 4 Agustus 2023,” ungkap Dr Heti.
Wakil Rektor IPB University bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur, Dr Alim Setiawan Slamet yang hadir dan membuka kegiatan tersebut mengucapkan selamat kepada para peserta yang mengikuti Latsar ini.
“Ini adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh para peserta Latsar sebagai syarat untuk diangkat menjadi pegawai tetap di IPB University. Tujuan kegiatan ini merupakan pembelajaran untuk memahami salah satu hal utama yaitu sejarah IPB University,” ujarnya Dr Alim.
Kedua, ia mengungkapkan persoalan terkait dengan kebijakan tata kelola IPB University sebagai PTNBH yang mendapatkan keistimewaan untuk mengelola kampus secara otonom.
Menurutnya, selain tata kelola ada nilai yang perlu ditekankan yang dirangkum dalam satu tatanan yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika kerja, komitmen mutu dan antikorupsi yang perlu ditanam dalam diri peserta. (Lp/Rz)
