IPB Tandatangani Kerjasama dengan Seoil University, Korea
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Arif Satria melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Seoil University, Korea di IPB Internatioanal Convention Center (IICC), Selasa (23/4). Dalam sambutannya, Rektor IPB memberikan gambaran bagaimana reputasi dan prestasi IPB di dalam dan luar negeri. Melalui kerjasama ini Rektor IPB ingin mendorong kerjasama dengan Korea agar kian meningkat khususnya bidang pendidikan, penelitian dan inovasi. “Kita tahu Korea banyak memiliki sejumlah inovasi yang bagus. Kita berharap pertukaran mahasiswa yang lebih intensif antara Korea dan Indonesia. Tidak hanya mahasiswa dari Indonesia ke Korea, tapi akan semakin banyak orang Korea ke Indonesia. Ini juga dalam rangka membidik perguruan tinggi Korea yang menengah, agar para mahasiswa tertarik untuk ikut program-program yang disediakan IPB diantaranya: summer course, credit transfer dan Kuliah Kerja Nyata (KKN),” papar Rektor IPB.
Musyarafah Machmud, MA, Founder and Managing Director Korean Institute for Education and Culture (KIEC) menyampaikan, sekarang ini Korea aktif menjalin kerjasama internasional dalam bidang pendidikan, KIEC merupakan perwakilan resminya. “Saya berharap, IPB bisa kerjasama dalam bidang penelitian bersama, joint program, exchange program antara mahasiswa atau dosen dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kami juga sudah banyak kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia,” ungkapnya.
Kepala Sub Direktorat Kerjasama dan Hubungan Internasional, Dr.Ing. Dase Hunaefi, S.TP., M.Food.ST menyampaikan latar belakang kerjasama ini terjalin. “IPB juga saat ini sedang menguatkan kerjasama ke Asia. Kerjasama luar negeri juga ternyata terbukti membantu mengembangkan QS Ranking, salah satunya dengan Seoil University ini. Meskipun Seoil University terkategori private university ternyata ukurannya cukup besar sebagai private university. Selain itu, kedua dari segi jumlah mahasiswa. University Seoil berkeinginan untuk mengikuti summer course terkait ecotourism. Untuk mewujudkan hal tersebut berarti summer course-nya berada di Fakultas Kehutanan dan Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan,” ucap Dr. Dase.
Menurut Dr. Dase, rencananya mahasiswa Seoil University akan datang mengikuti summer course sekitar bulan Juli mendatang. Dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB juga akan menindaklanjuti untuk kuliah beberapa jam di Korea dalam waktu dekat. Seoil University dikenal kompeten di bidang biotechnology farmaceutical. Mereka banyak bergerak di farmaceutical cosmetic yang banyak berhubungan dengan biofarmaka. Boleh jadi bidang biotechnology farmaceutical dapat menjadi kelanjutan kerjasama bisa ke arah riset namun biasanya dalam kerjasama diawali dengan mobilisasi mahasiswa. Dr. Dase mengatakan, kerjasama luar negeri IPB meningkat 42 persen pada inbound summer course. (dh/ris)
