Lebih Dekat dengan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi IPB Periode Tahun 2018-2022, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat M.ScF.Trop

Lebih Dekat dengan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi IPB Periode Tahun 2018-2022, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat M.ScF.Trop

n-a-news33
Berita

Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Pertanian Bogor (IPB) melantik para Wakil Rektor IPB di Gedung Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor (2/2). Para wakil rektor tersebut adalah Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Drajat Martianto, M.Sc; Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Ir. Agus Purwito, M.Sc; Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat M.ScF.Trop, IPU; dan Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan, Prof. Dr. Erika Budiarti Laconi, MS. Para wakil rektor yang dilantik ini akan bekerja di bawah koordinasi dan bertanggung jawab kepada Rektor IPB, Dr. Arif Satria.

Prof Dodik yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian IPB, kini resmi menjabat sebagai Wakil Rektor yang membidangi Kerja Sama dan Sistem Informasi.

Prof Dodik Ridho Nurrochmat lahir di Ponorogo, Jawa Timur. Memulai pendidikan non-formal di Madrasah Diniyah Tamanarum Ponorogo serta pendidikan formal di SDN Mangkujayan 1 Ponorogo tahun 1977 dan menyelesaikannya tahun 1983. Selanjutnya, lulus SMPN 1 Ponorogo tahun 1986, dan SMAN 1 Ponorogo tahun 1989.  Pada tahun yang sama diterima di IPB melalui jalur undangan Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK).  

Selama di IPB, Prof Dodik aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, antara lain Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor Komisariat Fakultas Kehutanan (Fahutan); Ketua Umum Senat Mahasiswa Fahutan; Sekjen Rimbawan Muda Indonesia (RMI); Ketua SC/co-founder ASEAN Forestry Students Association (AFSA); dan Assistant Representative International Forestry Students Association (IFSA) for the Asia Pacific Region.

Semasa kuliah, ia menjadi mahasiswa berprestasi utama Fahutan IPB tahun 1992 dan lulus sebagai wisudawan terbaik Fahutan tahun 1994.  Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di Jurusan Manajemen Hutan IPB, tahun 1994-1995 bekerja pada sebuah grup industri kayu terpadu di Jakarta. Tahun 1995-1996 bekerja sebagai konsultan Sistem Manajemen Mutu di Jakarta dan menggenggam sertifikat Lead Assessor Course QMS ISO-9000.  Pada tahun 1996, ia kembali ke almamater menjadi staf pengajar di Fahutan IPB. Tahun 1997-1999, Dodik menempuh studi master bidang Ekonomi Kehutanan Program Studi Kehutanan Tropika di Universitas Goettingen, Jerman.  Pada tahun 2005 meraih gelar Doktor Politik Kehutanan dan Konservasi Alam di perguruan tinggi yang sama dengan predikat summa cum laude.  

Prof Dodik diangkat sebagai Guru Besar Tetap di Fahutan IPB sejak tanggal 1 Agustus 2017 dan memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Utama (IPU) dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada tahun yang sama. Guru besar ini dikenal memiliki jaringan nasional dan internasional yang luas.  Selain mengajar di almamater, alumnus Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAADscholar ini juga diberi amanah sebagai Direktur Pengembangan Karir & Hubungan Alumni IPB (2008-2013); Ketua Dewan Pakar Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia (PERSAKI) (2015-sekarang); serta anggota International Council of the International Union of Forest Research Organizations (IUFRO) (2005-sekarang).

Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Goettingen Jerman (2001-2002) ini dipercaya menjadi Editorial Advisory Board Journal of Forest Policy & Economics, Elsevier (2013-sekarang); Ketua Dewan Editor Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan (2014-sekarang); Anggota Dewan Editor the Indonesian Journal of Forestry Research (2013-sekarang), Jurnal Manajemen Hutan Tropika (2006-2008 dan 2017-sekarang), Jurnal Info Sosial Ekonomi Kehutanan (2006-2012 dan 2017-sekarang), dan Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan (2012-2017); serta reviewer di berbagai jurnal internasional bereputasi, di antaranya Journal Forest Policy and Economics (Elsevier); Journal of Land Use Policy (Elsevier); International Forestry Review (Bio-One Publisher); Natural Resource Forum, Journal of United Nations Sustainable Development (Wiley-Blackwell Publisher).

Selain mengajar dan membimbing mahasiswa S1, S2, S3 di IPB (Departemen Manajemen Hutan; Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan; Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan; serta Sekolah Bisnis), ia juga menginisiasi kerja sama akademik dan riset dengan berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, di antaranya pernah menjadi dosen tamu di Universiti Malaysia Sabah, Leeds University UK dan Goettingen University Jerman, serta menjadi pembimbing/penilai/joint supervisory thesis dan disertasi mahasiswa Oxford University UK, IDHEAP Lausanne University Swiss, Copenhagen dan Roskilde University Denmark, Goettingen dan Darmstadt University Jerman, Leeds University UK, dan Michigan University USA

Dalam bidang kerja sama dan pengabdian masyarakat, Prof Dodik tak jarang turun langsung di lapangan membantu merumuskan solusi persoalan sosial-ekonomi dan kebijakan pertanian, kehutanan dan lingkungan hidup di berbagai pelosok nusantara dari Aceh sampai Papua. Ia juga  dikenal memiliki jejaring yang kuat dengan berbagai institusi, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, Bappenas, Bank Indonesia, DPR-RI, DPD-RI, Dewan Pertimbangan Presiden serta di beberapa lembaga internasional seperti World Bank, ADB, UNREDD, GIZ, USAID, DFID, ACIAR, ITTO, CIFOR, WWF, TBI, NRDC-TNC dan lembaga lainnya.

Selama karirnya, ia telah menulis ratusan artikel ilmiah dan populer termasuk 20 buku, beberapa di antaranya berkontribusi sebagai editor dan co-author. Dalam empat tahun terakhir 2014-2017 bersama rekan sejawat dan mahasiswa bimbingan telah menghasilkan puluhan publikasi ilmiah, termasuk tujuh artikel di jurnal kategori Q1 dari sebelas publikasi internasional terindex scopus di Elsevier, Springer, dan penerbit bereputasi lainnya.        

Selama mengabdi di IPB, Prof.  Dodik menerima penghargaan Satya Lancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2012, DAAD Scholarship Awards tahun 2001 dan The International Tropical Timber Organization (ITTO) Fellowship Awards tahun 2005.(Awl)