Rumah Rumput Laut IPB Produksi Masker Tanpa Limbah
Produk kosmetik yang beredar di pasaran dengan berbagai merek semakin meningkat, namun keterjaminan pemakaian produk sangat minim. Hal ini disebabkan karena penggunaan bahan sintetis/artificial yang berbahaya bagi kulit termasuk wajah.
Salah satu dosen sekaligus Guru Besar IPB, Prof. Dr. Ir. Nurjanah, MS membuat masker berbahan dasar rumput laut tanpa limbah. Produk kosmetik ini dibuat menggunakan rumput laut merah (E cottonii) dan rumput laut coklat (Padina sp dan Turbinaria sp).
"Untuk bahan baku kami menggunakan bubur rumput laut lokal yang mudah ditemukan pada perairan Indonesia. Bahan baku yang digunakan telah diformulasi dan telah melalui tahap pengujian kandungan komponen bioaktif dan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BPOM dan SNI kosmetik," terangnya.
Prof Nurjanah juga menerangkan besarnya dampak sosial dan dampak ekonomi dari pengembangan produk kosmetik berbahan dasar rumput laut.
"Produk kosmetik berbasis rumput laut diharapkan dapat menjadi suatu produk unggulan yang dapat dipakai oleh segmentasi pasar yang akan dituju. Produk ini juga bersinergi dengan misi Indonesia yang harus mempunyai produk yang kompetitif dan berdaya saing tinggi pada zona MEA (Masyarakat Ekonomi Asean)," ujarnya.
Saat ini masker-masker alami dari rumput laut ini diproduksi di Rumah Rumput Laut (RRL) yang berlokasi di Kavling Anggraeni Blok A, RT 5 RW 3, Desa Cihideung Ilir, Ciampea. RRL telah mendapatkan CPPBT (Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) dari Kemenristekdikti.
RRL tidak hanya menjual masker. Terdapat olahan kosmetik lain yang berbahan dasar rumput laut lokal seperti Pomade, lipbalm, dan krim tabir surya. Masker dijual dengan harga yang terjangkau yakni 15.000/box dengan isi 5 sachet masker.
Masker rumput laut ini bermanfaat sebagai pencerah wajah yang memiliki kemampuan menghambat masuknya sinar UV pada kulit wajah. Manajer produksi RRL, Rini Yuliarti mengatakan bahwa masker rumput laut ini dapat dipesan di akun Instagram @Rumahrumputlaut.
“Kedepannya kami juga akan memasarkannya ke beberapa toko kosmetik dan minimarket serta sedang merancang untuk melakukan ekspor," katanya. (SM/Zul)
