Peneliti IPB Rakit Kultivar Baru Kentang untuk Membangun Industri Kentang Olahan
Kentang merupakan salah satu bahan pangan yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan tanpa diproses dan pangan olahan. Kentang french fries beku merupakan kentang olahan yang sangat penting. Produksi kentang untuk french fries beku masih sedikit, sehingga peningkatan produksi bibit dan perakitan kultivar baru menjadi penting untuk dilakukan.
Oleh sebab itu, Suharsono dari Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) beserta Fatahillah dan Hadijah Nadeak dari Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknologi (PPSHB) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB dan juga Diky Indrawibawa dari CV BA Farm, Bandung melakukan penelitian terkait peningkatan produksi bibit kentang dan perakitan kultivar baru kentang untuk membangun industri kentang olahan.
Kentang kultivar Jala Ipam merupakan kentang yang digunakan untuk french fries. Bibit kentang Jala Ipam telah diperbanyak dengan kapasitas produksi 25 ribu knol tiap bulan. Selain kentang kultivar Jala Ipam ada pula Baraka dan Nooksack yang juga kentang untuk french fries.
Untuk mendapatkan kultivar unggul, kedua kultivar tersebut telah dimutasikan dengan sinar gamma hingga akhirnya diperoleh Baraka mutan dan Nooksack mutan. Untuk meningkatkan produktivitas dan ukuran umbi, tim peneliti tersebut merakit kentang kultivar Nooksack transgenik yang mengandung gen FBPase/ClRAN.
Tanaman kentang cv Nooksack transgenik yang mengandung gen FBPase/ClRAN mempunyai laju fotosintesis lebih tinggi, mampu menghasilkan umbi lebih banyak dan berukuran lebih besar dari kentang Nooksack non-transgenik.
Selain itu, ada pula kentang Nooksack transgenik yang mengandung gen Hd3a juga mempunyai produksi yang relatif lebih tinggi daripada kentang Nooksack non-transgenik. Keberadaan gen Hd3a yang dikendalikan baik oleh promoter konstitutif35S CaMV maupun oleh promoter rolC mengakibatkan munculnya bunga lebih cepat pada tunas jarak pagar (Jatropha curcas) transgenik yang mengandung genHd3a secara in vitro. Promoter rolC merupakan promoterspesifik floem yang mampu mengeskpresikan Hd3a dengan aktivitas tinggi, terbukti dari percepatan waktu pembungaan pada padi transgenik rata-rata 19.5 hari.
Pada contoh lain, ekspresi berlebih gen Hd3a mampu menyebabkan pembungaan lebih cepat pada beberapa tanaman seperti Oryza sativa L, Saussurea involucrata, Jatrophacurcas, Nicotiana benthamiana, serta mampu mengaktifkan dua proses perkembangan sekaligus yaitu pembungaan dan pembentukan umbi pada kentang Andigena.(IR/NM)
