Rabuan Bersama IPB
Mengawali tahun 2017, Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar acara Rabuan Bersama di Grha Widya Wisuda (1/2), Kampus IPB Darmaga, Bogor. Kegiatan bertema “Pengarusutamaan Pertanian untuk Kemandirian Bangsa” ini dihadiri sekira 1.200 orang, terdiri dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan ini, Rektor IPB, Prof. Dr. Herry Suhardiyanto menyampaikan pemaparan yang meliputi Overview Kebijakan Strategis, Capaian Kinerja IPB Tahun 2016 dan Target Kinerja IPB Tahun 2017.
Rektor IPB mengatakan tema program kerja IPB 2016 adalah Reputasi Inovasi. Pada tahun Reputasi Inovasi ini penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di IPB difokuskan pada upaya menghasilkan dan mengembangkan berbagai inovasi yang berguna untuk meningkatkan mutu produk, sistem, model dan kebijakan yang dapat mendorong peningkatan daya saing nasional melalui riset yang bersifat terobosan dan unggul.
Rektor menambahkan capaian kinerja IPB tahun 2016 merupakan collective contributions dari seluruh unit kerja di lingkungan IPB. Dikatakannya, ada tujuh kebijakan strategis yang menjadi epicentrum perubahan, merupakan terobosan, diharapkan akan memberi dampak positif terhadap peningkatan kinerja secara nyata, yaitu : (1) Kebijakan Peningkatan Mutu dan Perluasan Akses, (2) Kebijakan Fasilitasi Akreditasi/Sertifikasi/Indexing, (3) Kebijakan Manajemen Riset, Inovasi dan Diseminasi, (4) Kebijakan Zero Percent Management Fee, (5) Kebijakan Transformasi PTN Badan Hukum, (6) Kebijakan Penerapan Sistem Imbal Jasa, dan (7) Kebijakan Manajemen Keuangan.
“Hasil pengukuran kinerja IPB tahun 2016 berdasarkan Sistem Manajemen Kinerja (Simaker) diperoleh capaian sebesar 92,65 persen. Capaian itu termasuk kategori baik walaupun masih terdapat beberapa indikator kinerja yang belum mencapai target dan perlu kita dorong bersama,” ujar rektor.
IPB juga konsisten memberi apresiasi terhadap inovasi yang prospektif dan mengawal proses komersialisasinya. Kebijakan ini dijalankan agar para dosen selalu bersemangat menghasilkan inovasi, antara lain dengan melakukan seleksi dan memberi penghargaan inovasi sangat prospektif dan inovasi prospektif. Promosi hasil inovasi juga dilakukan melalui wahana business meeting dari jejaring komponen Academic-Business-Government-Community (ABGC). Melalui PT. Bogor Life Science and Technology sebagai holding company IPB, berbagai inovasi IPB telah berhasil memasuki tahapan komersialisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mulai memberikan keuntungan. Percepatan komersialisasi inovasi IPB diharapkan akan dapat dilakukan melalui Taman Kencana Science and Techno Park.
Capaian kinerja IPB dalam perspektif financial diukur berdasarkan tiga sasaran kinerja sebagai berikut: (1) menguatnya sistem tata kelola keuangan, (2) berkembangnya sumber pendapatan, dan (3) meningkatnya jaminan kesejahteraan. Pada tahun 2016, capaian kinerja IPB dalam perspektif financial telah mencapai 99,14% dari target kinerja yang ditetapkan. Capaian kinerja IPB dalam perspektif research and academic excellence telah mencapai 87,90% dari target kinerja yang ditetapkan pada tahun 2016.
Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan target kinerja IPB tahun 2017 oleh para wakil rektor, Sekretaris Institut, Kepala LPPM, para dekan fakultas, Dekan Sekolah Pascasarjana, Plt. Dekan Sekolah Bisnis dan Direktur Program Diploma. Target kinerja tahun 2016 adalah baseline yang sudah dirasionalisasi untuk capaian 2017.
Angka capaian indikator kinerja yang mengalami peningkatan pada tahun 2016, menjadi dasar penetapan target kinerja 2017. Sedangkan untuk indikator kinerja yang belum tercapai pada tahun 2016 tetap menggunakan angka target yang sama.
Pada tahun 2017, terdapat tujuh indikator kinerja pada perspektif stakeholders yang targetnya ditingkatkan dari tahun 2016. Untuk perspektif financial juga ada enam indikator kinerja yang targetnya ditingkatkan dari tahun 2016. Pada tahun 2017, terdapat 14 indikator kinerja pada perspektif research and academic excellence yang targetnya ditingkatkan dari tahun 2016. Terdapat lima indikator kinerja pada perspektif internal business process yang targetnya pada tahun 2017 ditingkatkan dari tahun 2016. Pada tahun 2017, terdapat 11 indikator kinerja pada perspektif capacity building yang targetnya ditingkatkan dari tahun 2016.
Acara rabuan juga dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba web 2016 serta penyerahan penghargaan untuk akademisi dan tenaga kependidikan berprestasi. Turut memeriahkan acara ini, pusat-pusat unggulan Iptek, yaitu Tropical Biopharmaca Research Center (Trop BRC), Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT), Pusat Studi Satwa Primata (PSSP), Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center, Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL), serta Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC). Selain itu, juga Satuan-satuan Usaha Akademik (SUA), Agribusiness Development Station (ADS), serta PT. Bogor Life Science and Technology (BLST).***(dh)
