Fateta IPB Resmikan Pembangunan Embung dengan Teknis Geo Membrane

Fateta IPB Resmikan Pembangunan Embung dengan Teknis Geo Membrane

fateta-ipb-resmikan-pembangunan-embung-dengan-teknis-geo-membrane-news
Berita

Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kerjasama dengan PT. Teknindo Geosistem Unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Tindaklanjut kerjasama tersebut adalah membangun dan meresmikan “Embung” atau kolam penampung kelebihan air hujan pada musim hujan. Kerjasama ini dilakukan pada Rabu (7/12) di Laboratorium Lapangan Siswadhi Soepardjo Fateta IPB, Kampus IPB Darmaga Bogor.

Tenaga Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) RI yang juga Dosen Teknik Sipil dan Lingkungan Fateta IPB, Prof. Dr. Budi Indra Setiawan menyampaikan IPB sudah membuat embung sejak tahun 1990 dengan menggunakan lapisan dari semen, tetapi tidak tahan lama banyak yang retak-retak lalu bocor. Akhirnya melalui kerjasama dengan PT. Teknindo Geosistem Unggul, pembangunan embung digantikan dengan lapisan geo membrane yaitu berupa lapisan tipis yang menyerupai plastik hitam, sehingga tahan terhadap bocor.

Tujuan pembuatan embung adalah menyediakan air untuk pengairan tanaman di musim kemarau, meningkatkan produktivitas lahan, masa pola tanam dan pendapatan petani di lahan tadah hujan, mengaktifkan tenaga kerja petani pada musim kemarau sehingga mengurangi urbanisasi dari desa ke kota, mencegah/mengurangi luapan air di musim hujan dan menekan risiko banjir serta memperbesar peresapan air ke dalam tanah.

Ketua Departemen Teknik Mesin dan Biosistem Fateta IPB Dr. Desrial menegaskan, salah satu cara untuk menanggulangi kekurangan air di lahan sawah tadah hujan adalah dengan membangun kolam penampung air atau embung. Selain itu, embung juga dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Di tempat yang sama, Dekan Fateta IPB, Prof. Dr. Kudang Boro Seminar berharap embung ini  bisa digunakan untuk membantu pengolahan lahan pertanian ketika musim kemaru. Sedangkan Direktur  PT. Teknindo Geosistem Unggul, Wahyu P. Kuswanda menyampaikan terima kasih atas kerjasama dengan IPB ini. (Awl)