LPPM IPB Gelar Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian

LPPM IPB Gelar Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian

lppm-ipb-gelar-seminar-nasional-hasil-hasil-penelitian-news
Berita

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dengan tajuk "Inovasi untuk Kedaulatan Pangan". Acara digelar di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, Kamis (1/12).

Ketua panitia pelaksana,  Prof.Dr. Memen Surahman menyampaikan seminar ini dibagi ke dalam enam bidang, yakni pangan, energi, sumberdaya alam dan lingkungan, biologi dan kesehatan, sosial ekonomi dan budaya, serta teknologi dan rekayasa. “Seminar hasil-hasil penelitian IPB ini pertama kalinya dilaksanakan dalam bentuk seminar nasional. Hal tersebut dilakukan agar dapat dirasakan manfaatnya lebih luas lagi,” ujarnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof.Dr. Yonny Koesmaryono. Senada dengan panitia, Prof. Yonny mengatakan bahwa acara ini  penting dilaksanakan untuk bisa memberikan manfaat yang lebih luas.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI, Dr. Moh Dimyati, selaku keynote speaker, mengatakan bahwa seminar inovasi untuk kedaulatan pangan ini merupakan tema menarik buatnya. “Ini kalimat kunci mendorong ketertinggalan. Tema satu ini agar bisa dibedah lebih lanjut oleh semua peserta dalam seminar ini,” ujarnya.

Dikatakannya, indikator  research and development adalah publikasi paten. “Dosen di Indonesia ada sekira 200 ribu orang. Namun yang publikasi hanya 7.500-an. Ini tantangan kita. Jika setengahnya saja melakukan penelitian dan publikasi, seharusnya kita sudah jadi juara. Paten kita kurang menggembirakan di ASEAN. Selain itu, output penelitian yang siap didorong hilirisasi dan siap didorong ke pusat produksi dari 500-an penelitian, yang punya output hanya enam persen. Mari Kita evaluasi kinerja riset,” tandasnya.(dh)