Himiteka IPB Gelar Transplantasi Karang

Himiteka IPB Gelar Transplantasi Karang

Himiteka
Berita
Bertepatan dengan Hari Nusantara Nasional ke-14, mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kegiatan transplantasi karang di Pulau Kelapa Dua Kepulauan Seribu. Kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta yang terdiri dari mahasiswa ITK IPB, mahasiswa pascasarjana Teknologi Perikanan Laut IPB, mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB, dan mahasiswa Universitas Jendral Soedirman. 
 
Kegiatan yang merupakan rangkaian acara Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan (Himiteka) ke-23 ini, dilakukan pada Sabtu-Minggu (12-13/12). Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penanaman terumbu karang dan penyelamatan ekosistem perairan laut. Metode yang digunakan dalam kegiatan transplantasi ini adalah metode substrat semen, dimana setiap substrat dapat diisi dengan lima karang transplan yang kemudian direkatkan menggunakan semen. 
 
“Konservasi adalah tugas semua orang, maka dari itu kami mencoba mengajak semua kalangan untuk ikut serta dalam penyelamatan ekosistem karang Indonesia,” ujar Tio selaku ketua panitia. “Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dan pihak Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKPS). Kami merancang kegiatan transplantasi karang ini sebagai kegiatan tahunan yang akan terus dilaksanakan oleh Himiteka IPB. Kami juga akan melakukan monitoring terhadap pertumbuhan karang transplantasi ini,” tambahnya.
 
Koordinator lapang dari TNKPS, Kiki, mengatakan, “Setiap metode transplantasi memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Saat ini kami baru menggunakan metode rak dan metode substrat dalam kegiatan transplantasi di wilayah seksi 2 TNKPS”.
 
Jenis karang yang ditransplantasi dalam kegiatan ini adalah spesies Favia sp., Pocillopora domicornis, dan Tubastraea micronthus. Sebagai informasi, transplantasi karang merupakan tknik rehabilitasi yang dikembangkan oleh IPB pada tahun 1999 bekerjasama dengan LIPI dan AKKII. Dosen Departemen ITK FPIK IPB, Prof.Dr. Dedi Soedharma, pada saat itu merupakan leading scientist dalam pengembangan teknologi transplantasi karang ini, dan sudah mendapatkan paten untuk teknik transplantasi karang untuk karang polip besar.***