CCROM-SEAP LPPM IPB Berpartisipasi dalam ISAP 2015 di Yokohama

CCROM-SEAP LPPM IPB Berpartisipasi dalam ISAP 2015 di Yokohama

CCROM
Berita
 
Delegasi Pusat Pengelolaan Resiko dan Peluang Iklim Kawasan Asia Tenggara dan Pasifik/Center for Climate Risk and Opportunity Management in Southeast Asia Pacific (CCROM-SEAP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama dengan Walikota Bogor, Dr. Bima Arya, Kepala Bappeda, Kepala Bagian Kerjasama serta dua staf Pemerintah Kota Bogor berpartisipasi dalam kegiatan The International Forum for Sustainable Asia & Pacific 2015 (ISAP 2015) di Yokohama, Jepang. ISAP merupakan kegiatan tahunan yang mendiskusikan tentang isu kebijakan terkait perubahan iklim (climate change) dan pencapaian pembangunan keberlanjutan (sustainable development goals) di kawasan Asia-Pasifik. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 27-31 Juli 2015 ini diselenggarakan oleh Institute for Global Environmental Strategies (IGES) dan National Institute for Environmental Studies (NIES), salah satu lembaga penelitian yang berfokus pada bidang lingkungan di bawah Ministry of Environment of Japan. 
 
Direktur CCROM-SEAP LPPM IPB, Prof.Dr. Rizaldi Boer mengemukakan bahwa pada pertemuan ini juga dipaparkan tindak lanjut kerjasama antara IPB, NIES, dan Pemerintah Kota Bogor tentang pengembangan sistem monitoring penggunaan energi di Kota Bogor. Melalui kerjasama ini, NIES akan memberikan hibah berupa alat ukur penggunaan energi yang dapat memberikan informasi konsumsi energi dari waktu ke waktu, sehingga ke depannya dapat memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung terciptanya Kota Bogor sebagai Green City. 
 
Sebelum kegiatan ISAP 2015, delegasi IPB dan Kota Bogor juga diterima oleh Wakil Walikota Pemerintah Kota Yokohama di Balaikota Yokohama. Pada kesempatan ini Walikota Bogor menyampaikan rencana Kota Bogor sebagai Green/Smart City dengan membuka peluang kemungkinan kerjasama dengan Kota Yokohama. Selain akademisi dan peneliti, kegiatan ISAP 2015 ini juga diikuti oleh para pemimpin lembaga daerah dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik yang diharapkan akan terjalin kerjasama antar pihak dan terjadi pertukaran ide/gagasan serta pengalaman terkait penerapan kota yang berkonsep ramah lingkungan dan pembangunan rendah karbon. (*)