Laporan Keuangan IPB Tahun 2014 Peroleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Laporan Keuangan IPB Tahun 2014 Peroleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian

Agus-Cahyana
Berita
Laporan Keuangan Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2014 memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Prestasi WTP ini diperoleh IPB tercatat sudah tujuh kali berturut-turut mulai audit laporan keuangan IPB tahun 2008 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Independen. Laporan Keuangan IPB tahun 2014 diperiksa oleh KAP Independen Hendrawinata, Eddy Siddharta & Tanzil (KAP HEST) yang merupakan kantor Akuntan yang termasuk sepuluh besar KAP di Indonesia dan member dari Kreston International.
 
Pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Independen mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) yang meliputi pengakuan, pengukuran dan penyajian laporan keuangan serta pengendalian internal. 
 
Biro Keuangan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyusun sistem informasi keuangan non line mulai dari pengajuan dana, pembuatan surat perintah membayar dan surat perintah pencairan dana masyarakat yang tertuang dalam beberapa Peraturan Rektor. Dana yang bersumber dari Pemerintah misalnya Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) dan Dana Rupiah Murni yang masuk ke dalam Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) IPB diusulkan ke KPPN Bogor sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 dan peraturan pemerintah lainnya. 
 
Kepala Biro Keuangan IPB Agus Cahyana, SE,Ak,MM,CA menyampaikan, “Biro Keuangan IPB dalam menghadapi pemeriksaan dari KAP, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat Jenderal (Itjen) senantiasa memberikan sosialisasi, implementasi, dan peraturan kepada semua pengelola keuangan unit yang ada di lingkungan IPB, sebanyak tiga kali dalam setahun”. 
 
Selain itu Biro Keuangan IPB melakukan pelatihan akuntansi keuangan, melakukan rekonsiliasi data keuangan dengan unit, juga bekerjasama dengan Direktorat Sarana dan Prasarana, untuk mengumpulkan data Aset Tetap dan persediaan, konsolidasi laporan keuangan IPB dengan Laporan Keuangan PT Bogor Life Science and Technology (BLST) / PT Prima Kelola, dan menyusun laporan keuangan IPB berdasarkan SAK ETAP. “Dengan cara tersebut di atas dapat meningkatkan dan menghasilkan mutu laporan Keuangan IPB yang handal, akurat, akuntabel dan mempunyai daya banding,” paparnya. (Awl)