DKM Al-Hurriyyah IPB Gelar Pelatihan Haji dan Umroh: “Keutamaan Zikir dan Doa”

DKM Al-Hurriyyah IPB Gelar Pelatihan Haji dan Umroh: “Keutamaan Zikir dan Doa”

Keutamaan-dzikir
Berita
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hurriyyah Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menyelenggarakan Pelatihan Haji dan Umroh 2015 di Ruang Sidang 1 Masjid Al-Hurriyyah Kampus IPB Dramaga Bogor, Jumat (15/5). Pelatihan yang mengambil tema “Keutamaan Zikir dan Doa dalam Haji dan Umroh” ini, menghadirkan Dr Abdul Munif, dosen Departemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian (Faperta) IPB.
 
Dr. Munif menjelaskan, “Zikir dan doa merupakan aktivitas keseharian yang harus selalu diucapkan dalam ibadah Haji dan Umroh. Zikir menurut pengertian syariat adalah mengingat Allah SWT dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Kita diperintahkan untuk berzikir kepada Allah agar selalu mengingat akan kekuasaan dan kebesaran-Nya, sehingga terhindar dari penyakit sombong. Sedangkan doa menurut pengertian syariat adalah memohon sesuatu atau memohon perlindungan kepada Allah SWT. Berzikir dan berdoa dapat dilakukan dengan berbagai cara dan dalam keadaan bagaimana pun, kecuali di tempat yang tidak sesuai dengan kesucian Allah, seperti bertasbih dan bertahmid di WC”.
 
Dikatakan, berzikir bisa dengan hati, yaitu dengan cara bertafakur, memikirkan ciptaan Allah sehingga timbul di dalam fikiran kita bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Kuasa. Selanjutnya, zikir dengan lisan (ucapan), yaitu dengan cara mengucapkan lafaz-lafaz yang di dalamnya mengandung asma Allah yang telah diajarkan oleh Rasulullah kepada umatnya, contohnya adalah mengucapkan tasbih, tahmid, takbir, tahlil, sholawat, membaca Al-Qur’an dan sebagainya. Terakhir, zikir dengan perbuatan, yaitu dengan cara melakukan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi larangan-Nya. “Yang harus diingat ialah bahwa semua amalan harus dilandasi dengan niat. Niat melaksanakan amalan-amalan tersebut adalah untuk mendapatkan keridoan Allah SWT. Dengan demikian menuntut ilmu, mencari nafkah, bersilaturahmi dan amalan-amalan lain yang diperintahkan agama termasuk dalam ruang lingkup zikir dengan perbuatan,” terang Dr. Munif.
 
Oleh karena itu, dalam ibadah Haji dan Umroh pun, zikir dan doa merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap jamaah Haji. Memulai berdoa dengan membaca basmalah (melakukan perbuatan yang baik hendaknya dimulai dengan basmalah), hamdalah dan solawat. Ketika kita sedang berdoa  harus mengangkat kedua tangan dan mengusapkan kedua tangan pada wajah setelah selesai, yang utama dalam berdoa disertai dengan hati yang khusyu dan meyakini bahwa doa itu pasti dikabulkan Allah SWT, papar Dr Munif.(Awl)