Rektor IPB Membuka Jumling Perdana 2015 di Desa Ciherang

Rektor IPB Membuka Jumling Perdana 2015 di Desa Ciherang

Jumling-ciherang-1
Berita
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof.Dr Herry Suhardiyanto membuka secara resmi rangkaian kegiatan Jumat Keliling (Jumling) IPB di 17 Desa Lingkar Kampus Tahun 2015, Jumat (24/4), di Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Kegiatan yang digelar untuk ke-8 kalinya ini mengambil tema “Kemitraan untuk Kemandirian”. 
 
Nampak hadir dalam Jumling IPB perdana ini antara lain Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Dr Prastowo, Kepala Bagian Bina Mental dan Kerohanian (Kabag Bintal) Setda Kabupaten Bogor, perwakilan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN), Camat Dramaga, Kepala Desa Ciherang, sejumlah dosen dan peneliti IPB, serta tokoh masyarakat Desa Ciherang. Selain itu, Jumling ini juga dihadiri sedikitnya 200 orang warga. 
 
Rektor IPB, Prof Herry Suhardiyanto menyatakan, “Bagi IPB bekerjasama dengan masyarakat desa lingkar kampus adalah suatu prinsip kesetaraan, karena itu tema yang diangkat kemitraan. Jadi IPB tidak dalam posisi menggurui, tidak dalam posisi untuk merasa lebih dari masyarakat, tetapi yang dilakukan IPB adalah bersama-sama dengan masyarakat untuk memajukan desa yang ada di lingkar kampus”. 
 
Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengabdian kepada Masyarakat Dr Hartoyo dalam laporannya menjelaskan, “Pada kesempatan ini, IPB melakukan kerjasama dengan PT. Perusahaan Gas Negara, untuk melakukan suatu program yang disebut Togabuzi atau Tanaman Obat Keluarga dan Kebun Bergizi. Selain itu, ada juga peternakan sapi dan pengembangan biogas. Harapannya bisa memberikan motivasi pada warga dan menjadikan suatu model kerjasama pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dengan Collaboration Inovation Center, sekaligus penerapan  pengolahan tanaman obat menjadi obat herbal yang bisa dimanfaatkan khasiatnya oleh warga”.
 
Sementara itu, Kabag Bintal Setda Kabupaten Bogor, Enday Zarkasyi, S.Sos menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Jumling IPB di desa Lingkarkampus. Menurutnya, IPB selama ini telah banyak membantu pemerintah, dengan senantiasa memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah dan memiliki empati  sosial yang tinggi. IPB memperhatikan  kehidupan masyarakat dan lingkungannya dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. 
 
“Kegiatan Jumling IPB ini sangat efektif untuk membangun silaturrahim dengan masyarakat dan mendengar persoalan langsung dari masyarakat. Yang terpenting IPB sangat proporsional dengan tidak memposisikan diri sebagai menara gading intelektual yang terjauh dari persoalan sosial masyarakat, melainkan menjadi mercusuar yang menerangi desa lingkar kampus, sehingga warga  setempat bisa memperoleh peningkatan kehidupan dan kesejahteraannya,” imbuhnya. 
 
Di tempat yang sama, Dr Saharuddin selaku Pembina Demplot Togabuzi Desa Ciherang menjelaskan, PT. Perusahaan Gas Negara dalam kerjasama dengan IPB ini memberikan ternak sapi sebanyak 30 ekor yang akan dikembangkan menjadi biogas. Sedangkan untuk program Togabuzi ada sekitar 50 jenis tanaman obat. (Awl)