Konsumsi Makanan Sehat Agar Ibadah Umroh dan Haji Tetap Prima

Konsumsi Makanan Sehat Agar Ibadah Umroh dan Haji Tetap Prima

Berita

 Konsumsi Makanan Sehat Agar Ibadah Umroh dan Haji Tetap Prima

 
Persiapan ibadah Haji dan Umroh hendaknya dilakukan secara utuh pada segala aspek. Tidak hanya dalam hal tata cara ibadahnya, namun juga persiapan aspek ekonomi, psikologi hingga kesehatan. Untuk menjaga kesehatan saat pelaksanaan ibadah Haji dan Umroh diperlukan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi. Asupan zat gizi dan makanan yang sehat akan menjaga kondisi tubuh tetap prima selama menjalankan ibadah. Demikian dikatakan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Hurriyyah Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof.Dr Sugiyono saat menjadi narasumber “Pelatihan Haji dan Umroh 2015”, Jumat (24/4) di Ruang Sidang 1 Masjid Al-Hurriyyah kampus IPB Dramaga Bogor.
 
Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB ini menyampaikan, “Dalam memilih makanan, sebaiknya pilih makanan yang bervariasi agar dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi. Makan dalam jumlah yang cukup dan tidak berlebihan, serta jangan lewatkan makanan sumber serat, vitamin dan protein. Minum air dalam jumlah yang cukup, yakni dua liter per hari. Serta kurangi makanan yang banyak mengandung gula seperti cokelat, kue manis dan minuman bersoda. Selain itu jangan lupa untuk berolahraga sebelum berangkat ke tanah suci. Kesehatan yang optimal tidak akan tercapai hanya dengan pengaturan makan saja”.
 
Dalam kesempatan ini Prof. Sugiyono juga mengingatkan untuk memperhatikan cara pemasakan makanan yang sehat. Urutan pemilihan makanan menurut pemasakannya yang sehat yaitu dikukus, direbus, dipanggang atau dibakar dan pilihan terakhir digoreng. Ia menegaskan bahwa untuk mendukung ibadah Haji dan Umroh, jangan sampai melewatkan makan hanya karena tidak suka. “Jika kita tidak mengkonsumsi makanan lantaran tidak suka, dikhawatirkan kebutuhan tubuh akan zat gizi tidak tercukupi,” ujarnya. 
 
Agar nafsu makan selama menjalankan ibadah Haji dan Umroh tetap terjaga, Prof. Sugiyono memberikan tipsnya, “Setiap makanan yang ada di hadapan kita adalah karunia dari Allah yang wajib kita syukuri. Sadari bahwa makanan tersebut adalah hasil kerja keras mulai dari produksi hingga penyajiannya,” tegasnya. (AS)