Himiteka IPB Pantau Rehabilitasi Mangrove di Parigi

Himiteka IPB Pantau Rehabilitasi Mangrove di Parigi

Himiteka
Berita
Pada tanggal 13-15 April 2015, satu tim dari Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Kelautan (Himiteka) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan monitoring mangrove di pesisir Parigi, Pangandaran. Monitoring ini dilakukan dalam rangka kegiatan Konservasi dan Survei Kelautan (Konsurv), yang merupakan salah satu mega proker dari Himiteka. Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari kegiatan pra-Konsurv dan dilakukan untuk memantau kondisi mangrove yang ditanam pada tahun 2014 oleh Himiteka pada kegiatan Konsurv sebelumnya.
 
Saat monitoring dilakukan, kondisi pesisir Parigi saat itu tengah mengalami pasang. Dalam kegiatan monitoring ini dilakukan pengambilan data kualitas air yang meliputi suhu, salinitas, dan pH yang dilakukan langsung oleh Ketua Konsurv 2015, Rendy Budi Prastiko (ITK 50). Berbeda dari kegiatan sebelumnya, kali ini marking posisi mangrove dilakukan menggunakan hand GPS. Fadlil Pungkas (ITK 49) dari Divisi Keprofesian dan Keilmuan Himiteka tak kesulitan melakukan marking walaupun saat itu air pasang mencapai setinggi lututnya.
 
Berdasarkan hasil monitoring, dari 2 ribu benih mangrove yang ditanam pada tahun 2014, 1.306 benih diantaranya masih bertahan hidup. Populasi mangrove yang paling banyak bertahan adalah yang ditanam di lagoon yang relatif tidak mengalami banyak gangguan. Sedangkan yang ditanam di dekat muara banyak terpengaruh arus, pasang surut, dan lalu lalang kapal sehingga banyak yang mati. Untuk tahun 2015 sendiri, panitia Konsurv menargetkan akan menanam 2 ribu benih mangrove.***