Direktorat KSKP IPB Canangkan Pemanfaatan Lahan Tidur di Kabupaten Bogor

Direktorat KSKP IPB Canangkan Pemanfaatan Lahan Tidur di Kabupaten Bogor

DSC_6620
Berita

Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian (KSKP) Institut
Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kegiatan Pencanangan Pemanfaatan
Lahan Tidur di Desa Taman Sari, Kecamatan Taman Sari,  Kabupaten Bogor (24/10). Kegiatan ini dibuka secara simbolik oleh  Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor, Hj. Syarifah Sofiah.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan diskusi antara masyarakat dengan para stakeholder yang hadir yang dimoderatori oleh Drs. H. Nana Suryana, MM. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman rumput gajah dan peninjauan lokasi pemanfaatan lahan tidur di Desa Taman Sari.

Kasubdit Kajian Strategis dan Program Aksi, Handian Purwawangsa, S.Hut, M.Si
menyatakan bahwa IPB melalui Direktorat KSKP telah melakukan inventarisasi lahan-lahan yang sesuai untuk diusahakan di bidang pertanian. Berdasarkan analisis citra satelit secara umum ada sekitar 9.000 hektar di Kabupaten Bogor yang sekarang ini kurang produktif tapi memiliki potensi besar untuk
dikembangkan di bidang pertanian.

“Kami mencoba membuat model-model pemanfaatan lahan non produktif untuk disesuaikan dengan situasi, kondisi lahan, dan potensi pasarnya. Hingga saat ini KSKP IPB memiliki empat site model. Salah satunya yang terletak di Desa Taman Sari yang merupakan tumpang sari, yakni integrasi dari produk
pertanian berupa sayuran dan rumput gajah. "Dari model-model yang telah
dikembangkan oleh KSKP IPB tersebut, saya berharap skala usaha dapat ditingkatkan dan dapat terasa manfaatnya bagi masyarakat”, papar Handian.

Hj. Syarifah Sofiah  menyatakan, “Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada IPB yang selama ini tidak henti-hentinya selalu memberikan sumbangsih pemikiran dan kajian-kajian strategis bagi kepentingan pembangunan daerah sehingga pelaksanaan pembangunan daerah di Kabupaten Bogor di dasarkan pada kajian ilmiah yang akurat dan tepat sasaran."

Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc menyatakan bahwa lahan tidur merupakan satu terminologi yang sudah lama dikenal yang menimbulkan keprihatinan karena banyak lahan namun belum dimanfaatkan khususnya untuk
bidang pertanian. “IPB selalu berada di garda terdepan dalam pengembangan teknologi baru di bidang pertanian, melahirkan inovasi dan varietas-varietas unggul yang sesuai untuk lokasi di Kabupaten Bogor. IPB siap untuk mengawal program ini dengan menerjunkan dosen dan mahasiswa untuk dapat memastikan lahan yang belum dimanfaatkan itu dapat kita
manfaatkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten
Bogor,” ujar Prof. Herry.

“Saya menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini. Saya
berharap semoga pemanfaatan lahan tidur ini mampu memberikan manfaat ganda yakni peningkatan produktivitas lahan guna mencegah bencana alam serta membuka kemungkinan pemberdayaan lahan secara ekonomis bagi peningkatan
kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah Kabupaten Bogor,” kata Wakil Ketua DRPD Kabupaten Bogor, H. Iwan Setiawan, SE.

“Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai salah satu solusi untuk
meningkatkan produktifitas lahan tidur guna dijadikan sumberdaya alam yang potensial. Semoga dengan dicanangkannya kegiatan pemanfaatan lahan tidur ini kita akan mampu meningkatkan kinerja dan mencegah bencana alam serta
menjami kesejahteraan dan kemandirian masyarakat yang sedang kita perjuangkan bersama dalam rangka mendukung visi kabupaten Bogor menjadi
kabupaten termaju di Indonesia,” tutup Hj. Syarifah Sofiah. (RF)