KPU Targetkan 75 Persen

KPU Targetkan 75 Persen

Berita
Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerjasama dengan Direktorat Kemahasiswaan  Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Sosialisasi KPU Goes to Campus,  Rabu (4/12), di Kampus IPB Dramaga. Hal tersebut dilakukan KPU dalam rangka Peningkatan Partisipasi Masyarakat Pemilih dalam Pemilu 2014.
 
Kepala Bagian Bina Partisipasi Masyarakat, Titi Prihati Wahyuningsih menyampaikan  peran serta masyarakat merupakan tolak ukur keberhasilan pemilu. KPU menargetkan partisipasi masyarakat sebesar 75 persen. Untuk mencapai ini KPU melakukan kerja keras. Upaya KPU sendiri diantaranya bekerjasama dengan akademisi karena banyak pemilih pertama di perguruan tinggi. “IPB merupakan perguruan tinggi ke-26  yang didatangi langsung KPU untuk sosialisasi. Targetnya tujuh perguruan tinggi lagi,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan IPB, Dr. Rinekso dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya IPB dipilih sebagai sasaran sosialisasi. Lebih lanjut, ia menyampaikan pentingnya partisipasi mahasiswa dalam pemilu sehingga kehadiran KPU di IPB dapat memberikan informasi dan pencerahan terhadap Pemilu 2014. Dr. Rinekso menambahkan mahasiswa merupakan pemilih potensial. Mahasiswa IPB  yang aktif saat ini berkisar antara 24 ribu – 27 ribu. Belum ditambah keluarganya.
 
 Mahasiswa diharapkan menjadi corong pentingnya pemilu terutama dalam situasi sekarang. Mahasiswa  hendaknya turut mensosialisasikan ke rekan dan kerabat terdekatnya.  Selain sosialisasi, cara lainnya dengan mengedepankan sistem  Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (LUBER) dan jujur serta adil.
 
Dalam sosialisasi KPU tersebut disampaikan kasus yang seringkali terjadi pada mahasiswa ialah mereka tidak pulang kampung saat pemilu. Sebab, kartu tanda pemilih dikirim berdasarkan tempat tinggal.
 
Menurut Kepala Biro Teknis dan Humas, Sekretaris Jenderal KPU, Sigit Joyowardono,SH menyampaikan contoh kasus dimana mahasiswa terdaftar  di Data Pemilih Tetap (DPT) di Jawa Timur, sementara dia kuliah di IPB. “Tidak perlu  pusing. Tinggal sedikit  meluangkan waktu ke kelurahan atau desa di Jawa timur atau di tempat DPT. Minta surat keterangan  pindah memilih dan diisi tujuan pindah memilih kemana,” kata Sigit. Acara sosialisasi ini dihadiri sekitar 300 orang mahasiswa.(dh)