Pelatihan Leadership dan Manajerial bagi Pimpinan IPB

Pelatihan Leadership dan Manajerial bagi Pimpinan IPB

Berita
Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Pelatihan Leadership dan Manajerial Pimpinan Bagi Pejabat di Lingkungan IPB di IPB International Convention Center (IICC) (7/5). Jajaran pejabat di lingkungan IPB menghadiri kegiatan ini. Pelatihan ini mendatangkan beberapa narasumber diantaranya Chairul Tanjung (CEO CT Corp, Ketua Komite Ekonomi Nasional/KEN) dan Prof. Dr. H. Arief Rahman, M.Pd (Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO). Pada kesempatan ini, Dr. Ir. Abdul Basith, M.Sc banyak memberikan gambaran tentang kepemimpinan. Rektor IPB memaparkan topik “Visi Kepemimpinan IPB 2014-2018”.
 
Dalam presentasinya, Rektor IPB menjelaskan apa yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir dan apa yang akan dilakukan hingga 2018.  Rektor  menyatakan, “Beberapa pelajaran yang dapat kita petik dari tahun 2008-2013 adalah proses transformasi IPB 2008-2013 dengan segala tantangan dan persoalan yang dihadapi, membutuhkan kepemimpinan yang transformatif pula.  Pola kepemimpinan transformatif yang dikembangkan di IPB 2008-2013 merupakan kepemimpinan yang berkarakter melayani (servant leadership), servant leadership menekankan konsistensi sikap etis terhadap orang yang dipimpinnya, organisasi atau komunitasnya, serta lingkungan masyarakat yang lebih luas. Juga penting membangun diri kita berlandaskan kepercayaan dan amanah”. 
 
Visi IPB dalam Renstra 2014-2018 yakni menjadi perguruan tinggi berbasis riset, bertaraf internasional, dan penggerak prima pengarusutamaan pertanian. “Pada dasarnya yang perlu kita lakukan dalam beberapa tahun ke depan adalah kepemimpinan transformasional dengan memimpin perubahan pada masing-masing setting yang memiliki proses manajemen dengan strategi, struktur, sistem, kompetensi dan kecepatan yang jelas,” kata Rektor.
 
Chairul Tanjung memaparkan “Peran Visioner Leader dalam Menciptakan Nilai (Value Creation) untuk IPB Unggul”. Chairul Tanjung menyatakan, “Dengan membicarakan topik ini kita mengiginkan IPB-nya unggul dan bangsanya juga unggul. Kita menginginkan bangsa kita maju dan IPB harus menjadi core-nya”. Menurutnya, riset dan inovasi akan memacu pertumbuhan ekonomi. Selain itu, riset dan inovasi juga menjamin long term sustainable growth sebuah negara. Inovasi adalah katalis dalam penciptaan nilai (value creation).
 
“Saya mencoba merumuskan sintesa mungkin ini akan baik yang kalau kita kembangkan dan diskusikan di IPB. Kita hanya bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa bila core-nya yang berupa people yang unggul dan berkualitas (SDM). Kualitas yang unggul ini akan menghasilkan hasil inovasi yang unggul juga, yang hasil riset nya mampu dieksekusi menjadi sebuah hasil karya yang bisa digunakan dan diemplementasikan. Selain itu, hal yang penting juga adalah produk tersebut dapat  dikomersialisasikan. Ini semua hanya mungkin kalau memiliki leadership yang kuat dan efektif”, ujar Chairul Tanjung.
 
Prof. Dr. H. Arief Rahman, M.Pd dalam kesempatan ini memaparkan tentang “Profesionalitas Pendidik”. Menurutnya, pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang mampu mengantarkan pelajar menjadi bertaqwa, berkepribadian matang, berilmu mutakhir dan berprestasi, mempunyai rasa kebangsaan, dan berwawasn global. “Ada lima potensi yang perlu dikembangkan diantaranya potensi spiritual, potensi akal, potensi jasmani, potensi perasaan, dan potensi sosial”. (RF)