BEM FEMA IPB Selenggarakan Pra-Kongres IHEA
BEM FEMA IPB menyelenggarakan kegiatan “Pra Kongres IHEA” (Senin, 10 Juli 2009 sd. Selasa, 11 Juli 2009), yang diikuti oleh 4 (empat) perguruan tinggi, yakni BEM FISIP Universitas Indonesia, BEM FMIPA Universitas Lampung, BEM FMIPA Universitas Padjajaran dan BEM Biologi Institut Teknologi Bandung. Pra kongres ini adalah persiapan untuk kegiatan Conference of Human Ecology Students of Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Oktober 2009.
“FEMA IPB hadir karena keprihatinan yang mendalam terhadap krisis ekologi yang sedang melanda Bangsa Indonesia” kata Dr. Titik Sumarti, Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dalam sambutan yang disampaikan di depan peserta Pra Kongres Indonesian Human Ecology Association (IHEA). Lebih lanjut dijelaskan bahwa, pra kongres ini dilaksanakan dalam rangka membangun jejaring antar mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki kepedulian yang sama untuk turut serta dalam mengatasi krisis ekologi.
Dalam sambutannya Wakil Dekan FEMA IPB juga menjelaskan tentang ekologi manusia sebagai sebuah paradigma untuk pembangunan berkelanjutan. “Ekologi manusia yang dikembangkan di IPB adalah interaksi manusia dengan lingkungannya (termasuk teknologi dan kebudayaannya) yang mencakup interaksi manusia terhadap dirinya sendiri (aspek gizi), interaksi manusia terhadap sistem sosial terkecil yakni keluarga, dan interaksi manusia dengan sistem sosial yang lebih luas yakni masyarakat.” ujar Dr. Titik Sumarti.
Dari prakongres ini dihasilkan rancangan awal AD/ART Indonesian Human Ecology Association (IHEA) yang akan difinalisasi pada saat Conference of Human Ecology Students of Indonesia bulan Oktober nanti. Disamping itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menyamakan arah, pandangan dan gagasan tentang konsep, teori dan praktek ekologi manusia yang telah dikembangkan di perguruan tinggi masing-masing.
Adapun kongres bertujuan untuk: (1) Menghimpun mahasiswa peminat ilmu-ilmu ekologi manusia untuk membentuk suatu ikatan mahasiswa ekologi manusia di Indonesia; (2) Memfasilitasi pertukaran ide, ilmu dan pengetahuan diantara mahasiswa ekologi manusia di Indonesia untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan yang berkelanjutan; dan (3) Memperkuat jalinan komunikasi dan kebersamaan yang berkesinambungan diantara mahasiswa ekologi manusia di Indonesia.
Bentuk kegiatan yang akan mengisi kongres adalah (1) Lomba karya tulis ilmiah bidang ekologi manusia; (2) seminara nasional “Inovasi Ekologi Manusia dalam Mewujudkan Indonesia Bersih dan Sehat”; dan (3) Kongres nasional masiswa peminat ekologi manusia. (MS)
