Posdaya Sejahtera Berhasil Angkat Kondisi ODMK
Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Sejahtera di Kelurahan Bubulak berhasil mengangkat kondisi Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) melalui Pos Kesehatan Jiwa (Poskeswa) Anggur di sana. “Adanya Poskeswa Anggur ini bermula dari program rehabilitasi kejiwaan pasca bencana tsunami di Aceh. Pada tahun 2005 program tersebut juga diterapkan di wilayah Jawa Barat khususnya Kelurahan Bubulak. Hasil survei kami menunjukkan sekitar 20 persen masyarakat Jawa Barat masuk dalam ODMK. Hasil ini lebih tinggi dengan kondisi di pusat yang sekitar 11 persen penduduk Jakarta masuk ODMK,” ungkap Pembina Poskeswa Anggur, Yeni Deani Pinem, S.KM dalam Observation Study Tour (OST) Pemerintah Bekasi ke posdaya binaan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.
Rombongan yang berjumlah 160 orang tersebut terdiri dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bekasi, Pengurus Posdaya Kota Bekasi, dan Dharma Wanita BKKBN Pusat. Posdaya yang dikunjungi meliputi Posdaya Kenanga, RW 05 kelurahan Situgede, Posdaya Sejahtera Kelurahan Bubulak, Posdaya Benteng Harapan RW 05 Kampung Gunung Leutik, Desa Benteng dan Posdaya Mandiri Terpadu, Desa Cikarawang.
Aktivitas Poskeswa Anggur meliputi deteksi, penyuluhan dan pengobatan ODMK. Upaya ini dilakukan untuk membantu ODMK dan keluarganya. Penggunaan istilah ODMK juga membantu meringankan pihak keluarga penderita bahwa mereka tidak sendirian menanggung beban. “Biaya pengobatan bagi ODMK sangatlah mahal, makanya kami bekerjasama dengan Puskesmas untuk membantu mereka. Cukup Rp 5 ribu mereka mendapatkan pengobatan layaknya pengobatan di rumah sakit besar,” lanjut Yeni.
Yeni berharap pemerintah lebih serius membuat program pemberdayaan khusus bagi OMDK. Kata Yeni apalah artinya ODMK lumayan pulih, jika tidak ada aktivitas atau pekerjaan untuk mengisi kekosongan waktu. Tahun 2012 ini dideteksi sebanyak 6 orang penduduk Kelurahan Bubulak termasuk ODMK. Rata-rata mereka masuk usia produktif. ODMK disebabkan banyak faktor diantaranya tekanan ekonomi, ketiadaan pekerjaan, tingkat pendidikan dan genetik.
Di kesempatan yang sama, Ketua Posdaya Sejahtera, Madsa’i mengatakan Posdaya Sejahtera didirikan pada tanggal 19 Agustus 2010 oleh Institut Pertanian Bogor (IPB). “Posdaya Sejahtera merupakan salah satu Posdaya binaan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (P2SDM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM-IPB) dan Yayasan Damandiri,” kata Madsa’i. (ris)
