IPB Tuan Rumah Simposium Internasional Ketahanan Pangan
IPB berkerjasama International Society for Southeast Asian Agricultural Sciences (ISAAS) dan Society For Agricultural Education-Research Development Abroad (SAEDA) menyelenggarakan Symposium dan Kongres yang ke-3 bertajuk A Holistic Approach in Establishing Food Security: Securing Food Supplies to Meet the Future Food Demand of the Increasing Populatin. Acara digelar di IPB International Convention Center, (8/11).
Presiden ISAAS, Prof. Dr. Dewa Ngurah Suprapta menyampaikan ketahanan pangan seharusnya dapat diasumsikan bahwa semua orang dapat membeli makanan setiap saat, tentunya makanan yang aman dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tapi pada kenyataannya, menurut Prof. Dewa lebih dari itu di seluruh dunia ada sekitar 852 juta jiwa yang mengalami kelaparan. Selain itu untuk negara-egara ASEAN 0,5 juta jiwa membutuhkan pangan.
Melalui kongres ini, Prof Dewa berharap bisa dijadikan ajang saling tukar menukar hasil riset antar anggota ISAAS juga antar anggota ASEAN. Hal ini dapat menjadi bahan dan masukan untuk memperkuat ketahanan pangan. Sementara itu, Rektor IPB, Prof. Herry Suhardiyanto menyampaikan apresiasi atas dipilihnya IPB sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan simposium ini. Lebih lanjut Rektor menyinggung tentang dampak yang timbul akibat dari perubahan iklim yang sangat erat pengaruhnya terhadap produktivitas pertanian.
Lebih dari 200 hasil penelitian tentang ketahanan pangan baik dari IPB, ISAAS maupun SAEDA dipresentasikan dalam symposium tersebut. Rektor berharap melalui simposium ini dapat memberikan masukan terkait hasil riset tentang ketahanan pangan termasuk di dalamnya adalah tentang peningkatan produktivitas pertanian, mengatasi kegagalan panen, mempromosikan pasar yang kondusif dan perdagangan hasil pertanian sampai dengan peningkatan kesejahteraan petani. Seminar ini dihadiri oleh peserta anggota ISAAS perwakilan dari negara-negara ASEAN dan Jepang. (dh)
