Bidik Misi Berprestasi

Bidik Misi Berprestasi

Berita

Jika melihat daftar mahasiswa IPB yang berprestasi di luar negeri pastinya sangat membanggakan. Terlebih mahasiswa-mahasiswa berprestasi tersebut berlatarbelakang dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi. Tentu saja hal ini dapat menjadi bukti, bahwa keterbatasan ekonomi seseorang tidak berpengaruh terhadap prestasi dan impian untuk meraih kesuksesan.

Tepatnya 19-21 Agustus 2011, tujuh mahasiswa IPB telah mengikuti call for paper  pada International Conference on Environmental Engineering and Aplications/ICEEA 2011 di Shanghai- China.  ICEEA merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh APCBEES (Asia-Pacific Chemical, Biological, and Environmental Engineering Society) di Negara-Negara berbeda setiap tahunnya.

Di antara tujuh mahasiswa ini, tiga di antaranya adalah mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi. Ketika di wawancarai, salah satu peserta Hevi Metalika Aprilia  mengaku masih belum percaya bahwa dia baru saja pulang dari luar negeri.  “Dulu, saya bahkan tidak berani bermimpi untuk sekedar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, banyak yang mensupport saya, sehingga hanya dengan modal keberanian dan semangat yang tinggi saya mendaftar ke IPB. Alhamdulillah, bidik misi hadir sebagai jawaban atas doa-doa saya kepada-Nya. Begitu sampai di kampus para pejuang ini pun, saya masih begitu takut untuk bermimpi. Jangankan mengikuti perlombaan skala Internasional, yang skala Nasional saja tidak pernah terpikirkan. Tapi semua berjalan sesuai kehendak-Nya, asal kita mau tekun berusaha dan berdoa, hal-hal luar biasa yang tidak pernah terpikirkan pun bisa datang begitu saja. Subhanallah, bahkan Dia memberi apa yang tidak kita pinta. Dan mulai sekarang, aku selalu berani bermimpi. Tentang apapun. Setinggi-tingginya
”,begitu papar mahasiswi asal Tuban, Jawa Timur ini.

Azfar Reza Muqafa sudah sangat optimis dari awal tentang impian-impiannya. Reza berkata, “Kemampuan seseorang tidak pernah dibatasi oleh fisik ataupun materi, kedua hal itu akan mempengaruhi diri kita untuk tidak memaksimalkan kemampuan yang ada. Karena setiap orang telah diciptakan Allah dengan segala potensi dan kelebihannya masing-masing, yang InsyaAllah semuanya memiliki manfaat yang luarbiasa”.

Riki Cahyo Edy menyampaikan kesannya, “Kegiatan seperti ICEEA 2011 ini ataupun semacamnya, memberikan banyak pengalaman yang bermanfaat. Semoga kegiatan mahasiswa seperti ini dapat menjadi program kerja dari Direktorat Kemahasiswaan untuk lebih mensosialisasikan kepada mahasiswa menuju IPB sebagai World Class University”.

Dengan adanya prestasi tersebut, diharapkan mampu memicu semangat mahasiswa untuk bisa lebih berprestasi di bidangnya. Faktor ekonomi sudah tidak zamannya lagi dijadikan alasan untuk tidak mampu meraih prestasi dan mimpi. Justru, orang-orang dengan latarbelakang ketidakmampuan pada finansial biasanya memiliki semangat dan impian yang lebih tinggi untuk bisa maju. Yang terpenting adalah niat dan semangat. (met.red)