IPB Untuk Kedua Kalinya, Selenggarakan Intensive Student Technopreneurship Programme

IPB Untuk Kedua Kalinya, Selenggarakan Intensive Student Technopreneurship Programme

Berita

Recognition and Mentoring Programme-Institut Pertanian Bogor (RAMP-IPB) kembali menyelenggarakan program Pelatihan Intensif Technopreneurship mahasiswa (Intensive-Student Technopreneurship Programme). Program yang dibuka pada Selasa (31/7) oleh Wakil Rektor IV IPB, Dr. Ir. Asep Saefudin, M.Sc ini diikuti 55 orang mahasiswa yang terpilih dari 17 Perguruan tinggi di Jawa dan Kawasan Timur Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, hadir juga Direktur RAMP Indonesia yang juga staf pengajar di IPB, Dr. Aji Hermawan, Kepala LPPM-IPB Prof. Dr. Ir. Rizal Syarief, DESS, Direktur Kemahasiswaan, Dr. Rimbawan, dosen IPB yang juga seorang entrepreneur Ir. Sri Endah Agustina, MS dan perwakilan dari The Lemelson Foundation (TLF), Andy Pradjaputra.

"TLF merupakan suatu yayasan yang melakukan strategi tiga cabang yaitu, recognition, mentoring dan dissemination. Dengan ketiga hal tersebut, kami berusaha mencapai target dengan melakukan kerjasama dengan student, inventor dan innovator. Baru beberapa Negara yang kami dekati, dan di Indonesia Perguruan Tinggi yang kami pilih adalah IPB. Dan kegiatan ini sudah yang kedua kalinya diadakan oleh IPB" tandas Andy saat mempresentasikan TLF. Wakil Rektor IV IPB dalam sambutannya mengatakan, dalam era sekarang ini, mahasiswa diharapkan mempunyai bekal berupa knowledge (informasi yang tepat) dan juga kemampuan dalam informasi teknologi sebelum memasuki dunia usaha.

Program ini akan digelar selama kurang lebih dua minggu yakni, 30 Juli sampai 14 Agustus 2007. Selama kurun waktu tersebut, mahasiswa akan diberikan pelatihan yang terstruktur dan mendalam untuk membantu peserta mulai dari membangkitkan dan memformulasikan ide-ide, mengembangkan teknologi menjadi produk, memproteksi hasil temuan, membentuk bisnis, memasarkan, mengelola pembiayaan dan keuangan, serta memperluas dampaknya bagi masyarakat dan pasar.

Untuk mencapai sasaran diatas, RAMP Indonesia mengundang beberapa technopreneur yang sukses agar dapat berbagi pengalaman usahanya kepada mahasiswa, diantaranya Ir. H. Suryana Rahardja, MBA (PT. Quasar, Bandung), Sigit Agus Himawan (PT. Komposindo Granular ARENDI), Dr. Arief D. Witarto, MEng (Peraih Technopreneur Award 2007).

Selain itu, program ini mempunyai tujuan utama untuk mendukung mahasiswa agar mampu menciptakan invensi/inovasi yang dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Adapun ke 17 perguruan tinggi yang berkesempatan hadir yaitu, Univ. NTB, Univ. Hasanudin, Univ. Ahmad Dahlan, Univ. Airlangga, Univ. Atma Jaya Yogyakarta, Univ. Muhamadiyah Surabaya, Univ. Gadjah Mada, Univ. Brawijaya, Univ. Pendidikan Ganesha, Univ. Diponegoro, Univ. Udayana, Univ. Mataram, ITS, STT Telkom, STITEK Balik Diwa, dan IPB. (zul)