Silaturrahmi Agrianita IPB: Ayahku, Pahlawanku

Silaturrahmi Agrianita IPB: Ayahku, Pahlawanku

Berita

 

Seorang Ayah sering kali menjadi sosok pahlawan yang terlupakan oleh anak-anaknya. Sifat keras ayah dalam mendidik anak, menjadi faktor anak terlupa akan segala kebaikan yang telah diberikan ayahnya. Padahal ketika anak masih berpikir dengan kecerdasan qolbu (3-10 tahun), ayah adalah pahlawan bagi mereka.

"Apakah masih ada manfaatnya, jika rasa sayang dan rindu seorang anak kepada ayahnya diungkapkan saat ia sudah tiada? Jangan sampai kita terlambat menyadari kebaikan yang diberikan sang ayah". Demikian tausiyah Ustadz Arman Rachman pada acara Silaturrahmi Agrianita IPB di Gunung Mas, Selasa (25/5). 

Mengkaji ayat Qauliyah dan Kauniyah bersama Ustadz Arman ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Agrianita IPB. Di tahun 2009,  Ustadz Arman memberikan tausiyah dengan tema "Ibu sebagai Tokoh Pahlawan bagi Anaknya".

Ustadz Arman menjelaskan, Allah SWT menurunkan dua sosok pahlawan bagi sang anak, yakni ayah dan ibu. "Mengapa ayah pantas menjadi sosok pahlawan, karena salah satu tugasnya adalah memberikan nafkah bagi keluarga. Kita menjadi jarang mengucapkan terima kasih kepada ayah atas kebaikannya tersebut, karena selalu menganggap bahwa kebaikannya itu sudah menjadi kewajibannya," papar Ustadz Arman.

"Ayah memang bukan tokoh yang gampang menangis, namun percayalah ayah bisa terjaga semalam suntuk menjaga anaknya yang sakit. Jangankan keringat, darah dan nyawa pun siap ia korbankan untuk anaknya. Oleh karena itu, jika ayah tidak memberi  tauladan yang baik bagi anaknya, ayah hanya akan menjadi tokoh pahlawan yang terlupakan, " lanjut Ustadz Rahman.

Silaturrahmi ini mempertemukan Agrianita dengan mantan Ketua Darma Wanita IPB Ny. Sitanala Arsyad, para sesepuh dan ibu-ibu warakawuri.  Menurut Ketua Agrianita IPB, Ny. Eni H Suhardiyanto, acara ini merupakan kegiatan rutin Agrianita, dimana sekali dalam setahun menggelar kegiatan di alam terbuka. Silaturrahmi diisi dengan pengajian dan aneka kegiatan yang makin memperkokoh persaudaraan di antara mereka. (nm)